Indra Yasin Pastikan Hak Anak di Gorontalo Utara Terpenuhi

Indra Yasin Pastikan Hak Anak di Gorontalo Utara Terpenuhi

21/06/2021 21:58 0 By Maman

Rapat Evaluasi Penilaian KLA Gorontalo Utara

Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin memimpin rapat evaluasi penilaian Kabupaten Layak Anak. (foto:istimewa)

Hulondalo.id – Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin memastikan, hak anak di Gorontalo Utara terpenuhi, seperti fasilitas kesehatan dan pendidikan. Upaya ini antara lain, untuk penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA).

Bupati mengatakan, Gorontalo Utara mendapatkan kehormatan atau kepercayaan untuk penilaian Kabupaten Layak Anak tahun 2021. Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Tim Independen kata Bupati, melakukan evaluasi dan meminta klarifikasi dari pemerintah daerah termasuk OPD terkait, tentang bagaimana upaya pemerintah daerah sehingga anak-anak ini layak hidup di satu kabupaten atau satu tempat yang layak itu seperti apa.

“Yang pertama adalah sisi kesehatan, sebab itu, dari dusun sampai kabupaten kita jaga lingkungan yang sehat, mudah-mudahan dengan lingkungan yang sehat, anak-anak juga hidup sehat,” ujar Bupati usai evaluasi di ruang Tinepo Kantor Bupati Gorontalo Utara, Senin (21/6/2021).

Keberadaan taman kata Bupati, juga diperlukan agar anak dapat menghirup udara segar, dan bisa bermain disana dan menikmati kondisi yang ada dilingkungannya.

Demikian juga lanjut Bupati lagi, bagaimana penghormatan kepada anak-anak, bagaimana anak-anak agar tumbuh dengan bagus, pemerintah daerah juga sudah mencanangkan Kabupaten ASI dan setiap anak yang masih berhak untuk menyusui, selama dua tahun dia harus di susui, bahkan pemerintah daerah kata Bupati, memberikan sanksi kepada kepala desa, camat yang tidak memperhatikan itu.

“Ini dimaksudkan agar mereka kebal, ketika ada penyakit atau virus yang masuk boleh ditahan, ini yang kita lakukan untuk penilaian kabupaten yang layak,” tukasnya.

Hak anak lainnya kata Bupati, misalnya pendidikandi sekolah. Anak-anak harus disekolahkan, mendapatkan fasilitas yang layak dan tetap sekolah. Apalagi kata Bupati, pemerintah daerah sudah menggratiskan pendidikan sejak tahun 2007, sejak daerah ini berdiri.

Termasuk fasilitas lainnya, seperti bus sekolah, seragam juga disiapkan termasuk sepatu gratis agar mereka tidak putus sekolah.

“Kalau ada anak putus sekolah, apa penyebabnya, kami harus tahu persis apa dan kita carikan solusinya,” jelas Bupati.

Demikian juga untuk bahaya narkoba. Pemerintah daerah terus melakukan langkah-langkah pencegahan melalui penyuluhan, peningkatan intelegensi anak berupa lomba cerita, lomba disiplin seperti polisi cilik.

“Mudah-mudahan dengan berbagai upaya ini, anak-anak di Gorontalo Utara berkembang cepat dengan hidup layaknya satu kabupaten yang representatif,” imbuh Bupati. (Prin/Adv)