Industrialisasi Berbasis Potensi Alam Gorontalo, Kenapa Tidak?

Industrialisasi Berbasis Potensi Alam Gorontalo, Kenapa Tidak?

01/04/2019 22:05 0 By Alex

Menteri PPN/Bappenas RI

Menteri PPN/Bappenas RI, Bambang PS Brojonegoro didampingi Gubernur Rusli Habibie saat membuka Musrenbang untuk RKPD Tahun 2020, Senin (1/4/2019).

Hulondalo.id – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2020 dibuka langsung Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Nasional (PPN/Bappenas) RI, Bambang PS Brojonegoro, Senin (1/4/2019).

Pada kesempatan itu, Menteri PPN/Bappenas RI, Bambang PS Brojonegoro menyampakan bahwa Pemerintah Provinsi Gorontalo sudah saatnya untuk mulai mendorong hilirasi potensi sumber daya alam melalui investasi di sektor industri pengolahan dari sektor unggulan seperti jagung, kelapa, sapi hingga perikanan.

“Jadi sudah saatnya Gorontalo masuk pada step berikutnya. Kalau sudah kuat di sektor pertaniannya, sektor produksinya, maka masuklah ke nilai tambahnya dengan industrialisasi. Investasi di sektor ini tidak saja meningkatkan nilai tambah produk, tapi juga membuka lapangan kerja yang luas kepada masyarakat,” terang Bambang Brojonegoro.

Dia mencontohkan, air kelapa saat ini sudah menjadi komodiitas ekspor dan digemari oleh warga di luar negeri. Dalam beberapa kesempatan saat kunjungan luar negeri, Bambang mengaku mendapati air kelapa dalam kemasan sudah dijual di sejumlah negara.

“Potensi yang harusnya bisa dikembangkan di Gorontalo sebagai salah satu daerah penghasil kelapa. Contohnya saya di airport di Singapura, ada minuman air kelapa. Ternyata itu produk Filiphina. Begitu juga di Australia, saya minum di salah satu rumah makan Indonesia yang buka cabang di sana, ternyata air kelapa dalam kemasan berasal dari Sri Langka. Jadi kelapa ini sudah mulai menjadi konsumsi internasional yang harus ada dan dibangun di Gorontalo,” jelas mantan Menteri Keuangan RI itu.

Selain itu, Bambang juga mengingatkan masalah perubahan iklim dan kebencanaan harus menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Jadi mohon me-remain lagi lingkungan hidup ini jangan lagi dianggap sebagai sesuatu pelengkap. Dia harus dimasukkan sebagai arus utama dalam perencanaan Bappeda. Pertumbuhan ekonomi Gorontalo terganggu oleh masalah lingkungan misalnya kekeringan air tidak cukup untuk mengairi pertanian, maka ini menjadi masalah yang serius,”pesan Bambang.

Pada tahun 2020 nanti, Bappenas sudah menetapkan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2020 dengan tema “Peningkatan Sumber Daya Manusia untuk Pertumbuhan Berkualitas”. RKP ini disusun berdasarkan kajian ilmiah, mengingat RPJMN Nasional baru akan dibahas menunggu hasil Pemilu Presiden 2019 ini.

RKP 2020 mengacu pada 5 Program Prioritas Nasional, yakni Pembangunan Manusia dan Pengentasan Kemiskinan, Infrastruktur dan pemerataan wilayah, peningkatan nilai tambah sektor riil, industrialisasi dan kesempatan kerja. Ada juga program untuk ketahanan pangan, air dan lingkungan hidup serta program stabilitas pertahanan dan keamanan.(usman/3)