Ingat !!, Hendra Hemeto Direkom 205 PD Golkar, Ditetapkan 19 PK Golkar

15/01/2020 08:33 0 By Maman

(dari kiri) Lahmudin Hambali, Marten Taha, Dadang Hemeto, Rusli Habibie, Pedro Bau, Thomas Mopili dan Syarif Mbuinga, usai rapat konsolidasi partai Golkar.

Hulondalo.id- Satu-satunya nama yang muncul sebagai calon dari Partai Golkar hanya, Hendra Hemeto. Dia direkomendasi oleh 205 Pimpinan Desa (PD) Golkar dan ditetapkan melalui Rapat Pleno diperluas bersama 19 Pimpinan Kecamatan (PK) Golkar di Kabupaten Gorontalo.

Pengurus DPD II Partai Golkar Kabupaten Gorontalo Rolly Hippy mengatakan, pemberitaan di media ini sebelumnya tentang pendaftaran Warsito Sumawiyono di PPP, adalah murni inisiatif secara pribadi yang bersangkutan.

“Namun perlu diingat bahwa, Partai Golkar Kabupaten Gorontalo sudah mengeluarkan rekomendasi satu nama, yakni Hendra S. Hemeto sebagai bakal Calon Bupati/Wakil Bupati dari Partai Golkar,” kata Rolly.

Terkait kehadiran beberapa PK Partai Golkar saat Warsito mendaftar, Rolly mengatakan, kemungkinan itu atas nama pribadi mereka. Sebab, secara organisasi para PK tersebut telah merekomendasikan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Gorontalo Hendra Hemeto.

“Nantinya, itu menjadi tugas Ketua OKK mengundang mereka untuk dimintakan klarifikasi,” ungkap Rolly.

“Dan, itulah hebatnya kader-kader Partai Golkar, banyak yang siap untuk diorbitkan baik itu dipileg maupun pilkada,” tambahnya.

Rolly juga menegaskan bahwa, kondisi internal Partai Golkar saat ini tetap solid disemua tingkatan.

“Baik itu dari tingkat Pimpinan Desa atau PD, Pimpinan Kecamatan atau PK sampai ditingkat kabupaten dibawah kendali Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Gorontalo Hendra Hemeto,” tegas Rolly.

Dan juga lanjut Rolly, hingga kini belum ada rekomendasi dari DPP Partai Golkar, siapa yang bakal diusung di Pilkada Kabupaten Gorontalo 2020.

“Namun kembali perlu dicatat bahwa, Hendra Hemeto adalah satu-satunya yang direkomendasikan oleh 205 PD dan diperkuat melalui Rakerda serta selanjutnya diputuskan melalui rapat pleno diperluas bersama 19 PK,” ungkap Rolly.

Nantinya kata Rolly, jika rekomendasi dari DPP Partai Golkar telah keluar, maka tentunya tak ada lagi kader lain yang mengatasnamakan Partai Golkar, kecuali maju secara pribadi.

“Dan tentunya juga, harus menanggalkan keanggotannya di Partai Golkar,” ujar Rolly. (man)