IRT Warga Puncak Ini Kritis Digigit Anjing Peliharaan, Begini Kondisinya

IRT Warga Puncak Ini Kritis Digigit Anjing Peliharaan, Begini Kondisinya

14/04/2019 04:05 0 By Alex

digigit anjing

Tim medis RS MM Dunda Limboto saat memberikan pertolongan kepada Syamsia Adam akibat digigit anjing di kaki kanannya. Syamsia berobat di rumah sakit didampingi anggota Bhabinkamtibmas Polsek Pulubala, Brigadir Steven MP Wake.

Hulondalo.id – Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Dusun Buhude III, Desa Puncak, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, harus mendapatkan perawatan medis karena mengalami luka akibat digigit anjing.

Beruntung bukan anjing liar yang mengigit kaki IRT yang bernama Syamsia Adam ini, melainkan anjing peliharaan warga setempat. Jika tidak, bisa berpotensi rabies yang dapat mengancam jiwanya.

“Iya, kejadiannya tadi. Beruntung sudah dimediasi anggota kami yang ada di lapangan,” ungkap Kapolres Gorontalo, AKBP Dafcoriza SIK MSc melalui AKP Asli SH, Sabtu (13/4/2019).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.00 Wita. Saat itu, Syamsia Adam berjalan kaki kemudian dikejar oleh anjing peliharaan punya Kian, yang juga warga setempat. Anjing peliharaan tersebut sempat mengigit kaki kanan Syamsia hingga mengalami luka.

Beruntung kejadian tersebut langsung diamankan warga. Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Pulubala, Brigadir Steven MP Wake yang kebetulan berada di lokasi dalam rangka giat sambang warga ikut memediasi persoalan tersebut.

Pasalnya, korban Syamsia Adam protes dan meminta sang pemilik anjing peliharaan tersebut untuk menanggung pengobatannya di rumah sakit. Setelah dimediasi anggota Bhabinkamtibmas, Kian sang pemilik anjing pun setuju untuk menanggung pengobatannya.

Syamsia Adam akhirnya dibawa ke Rumah Sakit MM Dunda Limboto dan secepatnya ditangani tim medis untuk memberikan pertolongan. Beruntung setelah ditangani tim medis selama kurang lebih lebih dari 1 jam, Syamsia yang didampingi Bhabinkamtibmas akhirnya diperbolehkan pulang.

“Persoalan ini sudah dimediasi dan korban tidak lagi keberatan,” tambah AKP Asli SH.(Yadin)