Jadi Narsum di Konferensi LOCALISE SDGs, Marten Taha Bicara Pembangunan Berkelanjutan  

Jadi Narsum di Konferensi LOCALISE SDGs, Marten Taha Bicara Pembangunan Berkelanjutan  

24/06/2021 21:06 0 By Syakir

Walikota Gorontalo Marten Taha memberikan paparannya, dalam konfrensi yang digelar virtual, Kamis (24/6/2021)

Hulondalo.id – Walikota Gorontalo Marten Taha kembali diundang menjadi narasumber dalam forum nasional. Kali ini Marten biacara pada konferensi diseminasi pembelajaran dan hasil Program LOCALISE SDGs, dalam mendorong percepatan pemulihan dari pandemi melalui komitmen dan pelaksanaan percepatan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Dihadapan peserta konferensi, Marten menjelaskan pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) telah memasuki tahun keenam sejak peluncurannya pada tahun 2015 lalu.

LOCALISE SDGs (Leadership, Ownership, and Capacities for Agenda 2030 Local Implementation and Stakeholders Empowerment), adalah sebuah program yang untuk memperkuat kapasitas pemerintah daerah, serta asosiasinya dalam melaksanakan TPB, di 16 Provinsi dan 14 kota di Indonesia.

Kata Marten, komitmen Pemerintah Kota Gorontalo sendiri dalam upaya pencapaian target dari TPB 2020 -2030, melalui kebijakan dan program pembangunan dalam RPJMD Kota Gorontalo.

Dengan program visi misi SMART (Sejahtera, Maju, Aktif. Religi dan Terdidik), mewujudkan keseteraan bagi masyarakat untuk memperoleh akses layanan pendidikan, kesehatan, dan layanan publik lainnya yang terjangkau dan berkualitas.

“Ada empat pilar capaian TPB Kota Gorontalo yang sampai dengan sekarang ini terus dilaksanakan.” ungkap Marten, dalam paparannya di acara yang digelar virtual, Kamis (24/6/2021).

Dia menjelaskan, misal pada sektor sosial terdapat lima indikator masing-masing kesehatan gender, pendidikan berkualitas, kehidupan sehat dan sejahtera, tanpa kelaparan dan tanpa miskin. Masing-masing indikator ini sebagian besar mencapai target 30 sampai dengan 50 persen.

Begitu juga pada pilar ekonomi yang sama memiliki lima indikator. Yakni, kemitraan untuk mencapai tujuan, berkurangnya kesenjangan, industri, inovasi dan infrastruktur kemudian pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi terakhir enegi bersih dan terjangkau.

Untuk pilar lingkungan hidup ada enam indikator, yakni ekositem daratan, ekosistem lautan, penanganan perubahan iklim, konsumsi dan produksi yang bertanggungjawab, kota dan pemukiman yang berkelanjutan terakhir air bersih dan sanitasi layak.

“Sementera terakhir adalah pilar hukum dan tata kelola pemerintahan, yang hampir 50 persen capaiannya dari indikator perdamaian keadilan dan kelembagaan yang tangguh,” tandasnya. (Inkri/Adv)