Jangan Lengah Meski PPKM Turun Level, Gubernur: Covid-19 Terkendali, Ekonomi Harus Jalan

Jangan Lengah Meski PPKM Turun Level, Gubernur: Covid-19 Terkendali, Ekonomi Harus Jalan

19/10/2021 23:24 0 By Maman

Gubernur Rusli Rapat Evaluasi PPKM dan Vaksinasi Forkopimda

Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie didampingi Sekda, Darda Daraba dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman saat mengikuti Rapat Evaluasi PPKM dan Vaksinasi bersama Forkompinda secara virtual di Rujab Gubernur, Selasa (19/10/2021). (foto : Salman)

Hulondalo.id – Meski Kabupaten Bone Bolango dan Gorontalo Utara kini berstatus PPKM Level 1, Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie mengingatkan, agar jangan pernah lengah dan merasa puas dengan kondisi tersebut.

Seluruh elemen baik pemerintah dan masyarakat kata Gubernur, tetap melakukan kontrol dan pemantauan terhadap Covid-19.

“Kalau kita lihat dilevel ini sudah bisa diperlonggar, tapi harus tetap dipantau terus,  covid-19 terkendali, ekonomi juga harus jalan,” ungkap Gubernur Rusli dalam Rapat Evaluasi PPKM dan Vaksinasi yang diperluas bersama Forkopimda secara virtual di Rujab Gubernur, Selasa (19/10/2021).

Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman menjelaskan, level PPKM yang dicapai disebabkan pelaksanaan tracking yang terbatas.

Tracking kata dia, hanya pada warga yang akan melakukan pemberangkatan. Secara epidemiologi menurut dr. Yana, data ini tidak bermakna. Kedisiplinan dalam melakukan tracking dan pelaporan data harus diklarifikasi lagi.

“Tracking harus dilakukan terhadap warga yang memiliki kontak erat dengan pasien positif, hal ini juga tidak menutup kemungkinan warga yang akan melakukan pemberangkatan,” kata dr. Yana.

Menanggapi hal ini, Gubernur Rusli memberi saran agar, tracking maksimal kepada 15 orang yang terkonfirmasi atau, memiliki riwayat kontak erat terhadap pasien positif.

Bersama Satgas Covid-19, Gubernur Rusli mengatakan, merencanakan akan menjangkau daerah pelosok, memantau lebih intens pada warga. Ini dilakukan, setelah sebelumnya beberapa kali mengunjungi daerah pelosok, menemukan warga yang tidak lagi melakukan protokol kesehatan.

Fasilitas pemerintah seperti gedung sekolah dan lainnya disarankan Gubernur, agar dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan vaksinasi. Sebab, musim hujan saat ini mengguyur beberapa daerah di Provinsi Gorontalo.

Segala upaya kata Gubernur, telah dirancang baik Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota dalam pembahasan evaluasi PPKM dan vaksinasi ini. Gubernur bersama pemerintah setempat, juga akan menyediakan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), untuk dibagikan kepada masyarakat setelah melakukan vaksinasi.

“Saya minta diusahakan beras petani Gorontalo dari Bone Bolango sampai Pohuwato yang ditampung dibeli dan diserahkan kepada masyarakat, saya rasa teman–teman Bupati/Walikota juga bisa melaksanakan untuk permohonan CBP yang masih ada stoknya di Bulog, saya juga minta Bulog Gorontalo untuk bisa bertemu sekarang membahas agar tidak menyalahi aturan–aturan yang ada,” pinta Rusli.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten/Kota disarankan untuk menyediakan insentif bagi Nakes pelaksana vaksinasi sebesar Rp250 ribu setiap harinya.

“Mudah–mudahan Kabupaten/Kota memiliki dana recofusing dan realokasi, itu bisa digunakan, kita juga menggunakan dana Baznas, karena di Baznas Provinsi Gorontalo terhimpun kurang lebih Rp750 juta, ini kita kembalikan ke masyarakat dalam bentuk kegiatan vaksin dan penangangan Covid-19 lainnya,” ujar Rusli.(man/msha)