Jembatan Bongomeme Mulai Dikerjakan, Thomas: Ini Sangat Dibutuhkan

Jembatan Bongomeme Mulai Dikerjakan, Thomas: Ini Sangat Dibutuhkan

23/07/2021 19:18 0 By Maman

Tinjau Proyek Jembatan Bongomeme

Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, meninjau pekerjaan proyek Jembatan Bongomeme. (foto:inkri)

Hulondalo.id – Proyek jembatan di Desa Bongomeme, Kecamatan Dungaliyo Kabupaten Gorontalo mulai dikerjakan. Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili mengatakan, jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat.

“Saat ini material on-site untuk pembangunan jembatan ini sudah 9%, namun diletakkan di wilayah Kecamatan Telaga, karena lokasi tak memungkinkan diletakkan material jembatan, dan kita akan meninjau material tersebut,” ungkapnya, Jum’at, (23/7/2021).

Thomas juga menjelaskan, waktunya pekerjaan masih panjang, selama 210 hari, dan akan diselesaikan oleh konsultan pada bulan November 2021 nanti.

“Nah, semoga cepat diselesaikan. Karena jembatan ini sangat vital bagi masyarakat yang melintas di jembatan tersebut. Maka kami setiap saat akan mengawal dan mengawasi proses pembangunan jembatan ini,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk jembatan darurat juga sudah akan disiapkan di lokasi jembatan, untuk dilewati setiap kendaraan selama proses pembangunan. Agar lalu lintas di sekitar tetap berjalan.

Terpisah, Kabid Bina Marga Dinas PU Provinsi Gorontalo Meykowati Isa mengatakan, pengerjaan jembatan ini sudah dimulai bulan Juni 2021 kemarin, dan kondisi sekarang sudah 9,65% yakni, pembuatan pembesian struktur jembatan dan pemesanan tiang pancang Jembatan.

“Panjang jembatan itu sekitar 20 meter dan lebar 7,5 meter sesuai dengan keadaan jembatan sekarang, tak ada perubahan posisi jembatan,” jelasnya.

Dijelaskannya, bahwa proses pembangunan ini harus dikerjakan bersama mulai dari proses bangunan paling bawah dan bagian atas.

“Semua barang kita sudah siapkan sejauh mungkin untuk dikerjakan dalam waktu dekat ini dan akan di percepat proses pembangunannya, total anggaran pembangunan jembatan ini sebesar Rp 3 miliar lebih dari APBD Provinsi Gorontalo,” tutupnya. (Inkri/Adv)