Jepang Tertarik Bikin Industri Pelet Kayu di Popayato

Jepang Tertarik Bikin Industri Pelet Kayu di Popayato

02/11/2020 21:01 0 By Alex

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat berbincang dengan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia di kantornya, Jakarta, Senin (2/11/2020).(F. Isam/Humas)

Hulondalo.id – Salah satu perusahaan asal Jepang tertarik ingin membuat industri pelet kayu di wilayah barat Gorontalo, tepatnya di Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato.

Nantinya, pelet kayu tersebut akan menjadi komoditas ekspor asal Gorontalo di beberapa negara seiring tingginya permintaan pelet kayu di negara-negara 4 musim.

Hal itu terungkap pada pertemuan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dengan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia di kantornya, Senin (2/11/2020).

Rusli sangat berharap dukungan BKPM RI untuk kemudahan investasi sehingga dapat meningkatkan kepercayaan investor dan keinginan menanamkan modalnya khususnya di Provinsi Gorontalo.

“Jadi nanti ada pohon gamal namanya yang akan ditanam. Itu menjadi bahan untuk chip atau pelet kayu. Nanti buat pemanas api atau pengganti batu bara,” ujar Gubernur Rusli Habibie.

Tak tanggung-tanggung, investor Jepang itu tak hanya menanam pohon gamal untuk produksi pelet, tapi juga membuat pelabuhan sendiri di Kecamatan Popayato untuk kemudahan logistik.

Tak hanya satu saja, investor asal Negeri Sakura itu bahkan berencana membangun 6 pabrik sekaligus untuk pelet kayu dengan kapasitas 150 Ribu Ton per tahun per pabriknya.

Nantinya, potensi ekspor ditaksir mencapai USD 126,9 Juta per tahun. Investasi yang akan memberikan nilai tambah bagi daerah dan devisa negara.(adv/alex)