Jumlah BPNT di Sendang Tulungagung Bertambah, Penerima Sumringah

Jumlah BPNT di Sendang Tulungagung Bertambah, Penerima Sumringah

30/06/2020 12:07 0 By Yadin

Penyaluran program BPNT kepada warga miskin.

Hulondalo.id (Tulungagung) – Jumlah bantuan untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) warga miskin terdampak Covid-19 wilayah Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung ditambah.

Masyarakat yang termasuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pun mengaku senang dan puas.

Senin (29/6/2020), BPNT tersebut dicairkan tiga bulan sekaligus. Bantuan itu berupa beras 45 Kilogram, telur 4,5 Kilogram, dan kacang hijau 3 Kilogram yang diterima oleh KPM di 3 Desa yaitu Desa Dono, Tugu, dan Sendang.

Agen penyalur BPNT Desa Tugu, Sugeng mengatakan, pihaknya telah mencairkan sebanyak 128 KPM. Berbeda dengan pencairan sebelumnya, sekarang kata Sugeng, satuan yang digunakan untuk telur bukan jumlah lagi, melainkan berat.

“Telur kali ini harus ditimbang, biar tingkat keakuratannya baik, tidak seperti dulu yang pakai satuan butir,” jelasnya.

Sugeng juga mengungkapkan bahwa mayoritas penerima merasa puas dibanding sebelumnya. Karena secara kualitas dan kuantitas barang lebih baik.

Suyati salah satu KPM mengaku puas dengan barang yang ia terima. “Iya, saya puas dapat bantuan seperti ini,” ucapnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Karyono (KPM Desa Tugu). Ia mengaku puas dengan bantuan yang telah diterima.

“Saya merasa puas sekali, terimakasih atas bantuannya,” tuturnya.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Sendang, Harminto menambahkan,  selaku pendamping ia pula ikut senang jika KPM yang didampinginya senang.

Siapa saja yang menjadi suplayer barang, asalkan tepat jumlah, tepat waktu, tepat sasaran, tepat kualitas dan tepat administrasi menurutnya tidak menjadi masalah.

“Kita mengedepankan situasi yang kondusif, pemberdayaan masyarakat dan kepuasan KPM adalah prioritas,” Jelasnya.

Ditempat terpisah, Haryono agen penyalur BPNT Desa Dono mengatakan selaku penyalur, ia merasa senang jika KPM senang.

Dia berharap ke depannya ada tambahan komoditas seperti sayur dan buah, selain varian gizi yang diterima oleh KPM bermacam-macam, pemberdayaan masyarakat juga terlaksana.

“Kali ini ada peningkatan, barang yang diterima lebih banyak,” terangnya.

Parti, salah satu KPM Desa Dono, wanita berumur 70 tahun ini merasa terbantu dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat tersebut. (Mo)