Kabupaten Gorontalo Diantara Pandemi & Antraks

Kabupaten Gorontalo Diantara Pandemi & Antraks

13/06/2020 18:40 0 By Ika

Pakaya Tower (gopos.id)

Hulondalo.id – Belum selesai penanganan wabah covid-19, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Kembali dibuat pusing dengan mulai merebaknya kembali kasus antraks di Kecamatan Limboto Barat, berdasarkan informasi yang dirangkum hulondalo.id tercatat sudah 23 orang warga Kabupaten Gorontalo yang menunjukkan gejala antraks. Sementara untuk covid-19 sendiri hingga hari ini sebanyak 48 orang terkonfirmasi terpapar wabah ini.

Baik antraks maupun Covid-19 mendapat atensi serius dari Pemkab Gorontalo, tentunya Pemda Kabupaten Gorontalo tak ingin kecolongan lagi. Upaya vaksinasi kepada sapi di Daenaa, Limboto Barat pun ditempuh guna mencegah penularan penyakit yang ditularkan oleh bakteri Bachillus anthracis tersebut. terkait penanganan Wabah covid-19 sendiri Pemerintah pun tak kalah gencar, mulai dari sosialisasi, penerapan jam malam, pemberlakuan PSBB, hingga pencanangan pusat kota Limboto dan Kelurahan Hutuo sebagai Kawasan Disiplin Protokoler Kesehatan.

Camat Limboto Barat Fatmah Tuna saat dikonfirmasi Hulondalo.id, mengatakan Pemerintah Kecamatan terus melakukan pemantauan terhadap hewan ternak di Kecamatan Limboto Barat. “Yang menunjukkan gejala antraks tersebut hanya yang terkena percikan darahnya sementara untuk yang makan hingga hari ini belum ada yang menunjukkan gejala,” tutur Fatmah.

Sementara itu dalam rangka penerapan New Normal , Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo telah membekali diri dengan Logistik Kesehatan berupa APD level 3, pakaian hazmat, face shield, baju hujan, masker, multivitamin, dan alat rapid test.

“Insyaallah dengan logistic yang ada ini kita sudah siap untuk menyongsong penerapan norma perilaku baru,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Roni Sampir.

Bupati Nelson Pomalingo sendiri dalam berbagai kesempatan gencar menyerukan kepada masyarakat untuk terus menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, tetap disiplin dengan protokoler Kesehatan. Selain itu khusus untuk antraks Bupati bergerlar Guru besar tersebut berpesan kepada masyarakat agar tidak menyembelih hewan yang sakit apalagi mengkonsumsi. (Ika)