Kakek Hanyut di Sungai Tiabo Halut Masih Dicari Polairud & Basarnas

Kakek Hanyut di Sungai Tiabo Halut Masih Dicari Polairud & Basarnas

28/11/2020 19:15 0 By Maman

Polairud dan Basarnas Halut

Persiapan dilakukan Satuan Polairud dan Basarnas Halmahera Utara untuk mencari kakek yang hanyut di Sungai Tiabo Galela Barat. (foto:istimewa)

Hulondalo.id – Hingga Sabtu (28/11/2020), pencairan masih dilakukan Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) dan Badan SAR Nasional (Basarnas) Kabupaten Halmahera Utara, terhadap kakek Keleon Baridji (70) yang hanyut di sungai Tiabo Kecamatan Galela Barat.

Kasubag Humas Polres Halut, Iptu Mansur Basing mengatakan, korban diketahui hanyut pada Jumat (27/11/2020) sekitar pukul 17.30 WIT. Kakek yang diketahui merupakan pendeta ini, tercatat sebagai warga desa Duma, kecamatan Galela Barat.

Keterangan saksi, Roger (38) warga desa Wari kata Mansur, Kamis (26/11/2020), saksi dan korban pergi ke kebun di sebelah sungai tiabo. Mereka bermalam di kebun. Besoknya, atau Jumat (27/11/2020) sekitar pukul 11.30 WIT, saksi dan korban menyeberangi sungai tiabo lagi, untuk pulang menggunakan rakit.

Saat itu, saksi dan korban posisinya berenang sambil memegang rakit. Namun dipertengahan sungai kata Mansur, tiba-tiba datang banjir, saksi dan korban terseret banjir.

“Saksi melihat ada sebuah pohon yang tumbang, dia mencoba memegang dahan pohon, namun karena saksi kelelahan, rakit terlepas, sedangkan korban posisinya di atas rakit, kemudian saksi ke darat dan pulang ke rumah untuk meminta bantuan keluarga,” kata Mansur.

“Setelah dapat informasi, Satpolairud bersama Basarnas Halut langsung meyusuri sungai Tiabo pakai katinting sampai pukul 24.00 WIT, korban belum ditemukan”, tambahnya.

Sabtu (28/11/2020) hari ini, pencarian dilakukan kembali mulai pukul 07.00 WIT. Namun kata Mansur, hingga jam 13.00 WIT kakek belum ditemukan. (AT)