Kampanye Protokol Kesehatan, Pemprov Gorontalo-Kemenko PMK Bagi-bagi 50 Ribu Masker

Kampanye Protokol Kesehatan, Pemprov Gorontalo-Kemenko PMK Bagi-bagi 50 Ribu Masker

25/09/2020 20:02 0 By Alex

Deputi Bidang Koordinator Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana Kementrian PMK, Mayjen (Purn) Dody Usodo saat menyerahkan masker gratis kepada TNI/Polri untuk selanjutnya di bagi bagikan kepada masyarakat di Provinsi Gorontalo, Jumat (25/9/2020). (F. Roman/humas)

Hulondalo.id – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus menggencarkan kampanye kesadaran protokol kesehatan pada masyarakat dalam rangka memutus rantai penularan Covid-19.

Kali ini BPBD Provinsi Gorontalo bekerjasama dengan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menggelar kampanye di ruang publik yang digelar di lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo, Jumat (25/9/2020).

Sedikitnya 50 Ribu masker gratis dibagi-bagikan kepada masyarakat di sejumlah lokasi tertentu di wilayah Gorontalo.

Asisten II Setda Provinsi Gorontalo Sutan Rusdi menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran dari tim Kemenko PMK yang diketuai oleh Deputi Bidang Koordinator Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana.

“Perlu diketahui, Alhamdulillah saat ini persentase kesembuhan pasien Covid-19 di Gorontalo mencapai 87,19%. Akan tetapi tren kasus di Gorontalo masih mengalami kenaikan sehingga masih perlu kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan,” aku Sutan Rusdi.

Terpisah, Deputi Bidang Koordinator Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana, Kementerian PMK, Mayjen (Purn) Dody Usodo mengungkapkan, kegiatan yang dilaksanakan oleh Kemenko PMK ini atas arahan langsung dari Presiden Joko Widodo.

“Dua minggu yang lalu bapak Menko PMK turun ke NTB juga dalam pelaksanaan bagi bagi masker, hari ini tim kami ke Gorontalo. Karena bapak presiden minta agar pembagian masker ini pelaksanaannya dipercepat,” kata Dody.

Dia pun mengingatkan agar masyarakat terus terus mematuhi protokol kesehatan. Saat ini, vaksin covid-19 masih uji klinis tahap III dan baru akan diketahui akhir tahun ini hasilnya. Kalau uji klinis ini berhasil, maka Januari 2021 baru bisa digunakan.(adv/alex)