Kapal Genset Batal Disegel, PLN : Tidak Ada Pemadaman Listrik

Kapal Genset Batal Disegel, PLN : Tidak Ada Pemadaman Listrik

24/02/2019 21:27 0 By Alex

pemadaman listrik bergilir

Kapal MVPP Karadeniz Powership Zeynep Sultan yang berada di perairan Amurang batal disegel pihak Bea Cukai. PLN pun mengumumkan tak ada lagi pemadaman.

Hulondalo.id – PLN Wilayah Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo) secara resmi mengumumkan bahwa pemadaman bergilir tidak jadi dilakukan sehingga sistem kelistrikan Interkoneksi 150 kV Sulut-Gorontalo dalam keadaan aman dan tidak terjadi defisit lagi.

“Malam ini, Alhamdulillah tidak terjadi defisit. Jadi bisa kami pastikan dari sistem aman dan tidak ada pemadaman,” Ungkap GM PLN UIW Suluttenggo, Christyono melalui laman resminya pukul 20.00 Wita.

Sebelumnya diberitakan bahwa PLN akan melakukan pemadaman bergilir di wilayah Sulut dan Gorontalo. Pemadaman dilakukan akibat penyegelan kapal pembangkit sewa atau kapal genset Marine Vessel Power Plant (MVPP) oleh pihak Bea Cukai akibat izin impor sudah kedaluarsa.

Akibat penyegelan itu, kapal MVPP Karadeniz Powership Zeynep Sultan itu terancam tidak bisa beroperasi untuk sementara waktu. Dengan begitu, PLN pun akan kekurangan suplai listrik 30 Mega Watt (MW).

Terkait persoalan dengan Bea Cukai, PLN pun mengakuibahwa saat ini sudah ada solusi terhadap persoalan tersebut dan kapal genset berbendera Turki itu bisa dioperasikan lagi.

“Alhamdulillah sudah kami temukan solusi bersama, kami sampaikan terima kasih banyak untuk semua pihak yang membantu khususnya Direktorat Jendral Bea Cukai untuk kerjasamanya dalam penyelesaian masalah administrasi ini,” tandas Christyono.

Sebelumnya, terkait rencana pemadaman listrik bergilir akibat penyegelan itu, Bea Cukai banjir kecaman dari masyarakat, terutama dari media sosial. Warganet menganggap pihak Bea Cukai tidak mengedepankan kepentingan masyarakat.

Saat ini Daya Mampu Sistem interkoneksi Sulut-Go yakni sebesar 367.95 MW, diperkirakan beban puncak malam ini sebesar 338 Mega Watt.(Alex/tim HL)