Kapolda Gorontalo ke Ketua Satgas Covid-19: Kami Sudah Lakukan Penegakan Hukum

Kapolda Gorontalo ke Ketua Satgas Covid-19: Kami Sudah Lakukan Penegakan Hukum

07/10/2020 21:59 0 By Alex

Kapolda Gorontalo

Kapolda Gorontalo Irjen Pol Akhmad Wiyagus saat memberi laporan terkait komitmennya terhadap penanganan Covid-19 di Provinsi Gorontalo pada rapat koordinasi bersama Ketua Satgas Covid-19 Nasional Doni Monardo, Rabu (7/10/2020).

Hulondalo.id – Ketua Satgas Covid-19 Nasional yang juga Kepala BNPB, Doni Monardo menyebut kasus positif dan kematian akibat virus corona di Indonesia kian tinggi.

Namun anehnya, masih ada 17% warga Indonesia yang menganggap virus corona yang telah merenggut jutaan orang di seluruh dunia ini tidak berbahaya.

“17% ini setara dengan 44,9 juta orang, itu angka yang sangat tinggi sekali. Masih banyak masyarakat yang menganggap Covid-19 ini tidak berbahaya,” kata Doni Monardo saat rapat koordinasi dengan pemda se Gorontalo, Rabu (7/10/2020).

“Di Gorontalo angkanya relatif kecil, 16,56%. Dibandingkan dengan Maluku 29,18% dan Sulawesi Utara 27,66%,” sebut Doni.

Menurut dia, ini menjadi tantangan pemerintah dalam menangani Covid-19 sehingga Kepala BNPB itu menekankan tentang pentingnya memberikan pemahaman dan edukasi masyarakat hingga level bawah bahwa virus ini nyata.

Menanggapi persoalan itu, Kapolda Gorontalo Irjen Pol Akhmad Wiyagus pun menegaskan bahwa saat ini institusi Tribrata itu prioritas mencegah penyebaran Covid-19 di Provinsi Gorontalo.

“Target 3 Kabupaten yang saat ini masih zona merah, bisa berubah menjadi zona kuning hingga zona hijau sehingga penyebaran Covid-19 dapat terkendali,” tegas Irjen Pol Akhmad Wiyagus.

Bahkan, mantan Wakapolda Jawa Barat itu menegaskan bahwa saat ini pihaknya telah melakukan proses penegakan hukum terhadap para pelanggar protokol kesehatan.

Salah satunya yang disebut Irjen Pol Akhmad Wiyagus adalah tentang penyelenggaraan hiburan pasar malam di wilayah Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.

“Kami sudah melakukan proses penegakan hukum terhadap pemilik usaha pasar malam di wilayah Kabupaten Boalemo karena melanggar protokol kesehatan dengan menerapkan UU Karantina dan UU Wabah Penyakit Menular. Dan saat ini berkas perkaranya sudah dikirim ke kejaksaan,” timpal Akhmad.

Kapolda Gorontalo pun menegaskan bahwa pihaknya bersama TNI all out akan siap mendukung serta membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam upaya cegah Covid-19 di Provinsi Gorontalo.

Sebelumnya, Ketua Satgas Covid-19 Nasional Doni Monardo mengharapkan kerjasama dengan TNI Polri dan BKKBN untuk sosialisasi dan edukasi di media sosial untuk menyampaikan informasi Protokol Kesehatan dan pentingnya mencegah penyebaran Covid-19.(alex)