Karyawan PLTU Molotabu Ramai-ramai Gelar Aksi Mogok Kerja, Ada Apa Gerangan?

Karyawan PLTU Molotabu Ramai-ramai Gelar Aksi Mogok Kerja, Ada Apa Gerangan?

10/03/2021 15:50 0 By Alex

PLTU Molotabu

Aksi mogok kerja karyawan PLTU Molotabu yang dikawal ketat aparat kepolisian, Rabu (10/3/2021).

Hulondalo.id – Ratusan karyawan di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Molotabu melakukan aksi mogok kerja, Rabu (10/3/2021).

Aksi mogok kerja itu dilatarbelakangi tuntutan para karyawan agar Manajer PLTU Molotabu diberhentikan. Alasannya, sebagaimana tuntutan para karyawan, karena si bos selalu memerintah dengan sesuka hati.

Aksi mogok kerja ini pun sempat dibubarkan aparat kepolisian karena tidak mematuhi protokol kesehatan. Namun demikian, kepolisian dari Polres Bone Bolango dan Polda Gorontalo tetap melakukan mediasi antara Manajer PLTU Molotabu Erwin Sugilang dengan pihak perwakilan karyawan.

Sebelumnya, ada beberapa poin kekecewaan yang disampaikan perwakilan karyawan terhadap bos PLTU Molotabu itu. Pertama, karyawan menyebut bahwa Manajer PLTU Molotabu Erwin Sugilang selalu memerintah dengan sesuka hati. Kedua, dinilai kurang memperhatikan kesejahteraan karyawan.

Ketiga, selalu memerintah karyawan tanpa memperhatikan resiko kerja. Dan keempat, bos PLTU Molotabu diduga sering mengeluarkan kata-kata yang dapat menyinggung perasaan para karyawan.

“Semua itu dilaksanakan sesuai standar operasional. Saya hanya diperintahkan saja. Semua yang saya laksanakan hanya sebagai perpanjangan tangan dari Direksi PLTU saja,” bantah Erwin.

“Dan lebih utama, bukannya berniat untuk menyakiti perasaan karyawan akan tetapi pribadi saya sudah seperti itu,” sambung Erwin menanggapi anggapan kata-kata yang dapat menyinggung perasaan karyawan.

Dir PAM Obvit Polda Gorontalo, Kombes Pol Nisyam Minitch yang memimpin mediasi itu menyebut, persoalan antara pimpinan dan karyawan PLTU Molotabu sejatinya karena kurang komunikasi sehingga menimbulkan polemik.

“Ada juga tuntutan dari karyawan pabrik terkait kepala menajemen PLTU Molotabu Bapak Erwin Sugilang untuk dapat diberhentikan. Dan pada hari ini dikarenakan adanya perjanjian pada hari Senin tanggal 9 Maret 2021, bahwa nantinya adanya putusan pemberhentian tersebut,” katanya.(Alex)