Kasus Narkoba di Kabupaten Gorontalo, BNNK dan Polres Beda Data?

Kasus Narkoba di Kabupaten Gorontalo, BNNK dan Polres Beda Data?

29/06/2020 19:26 0 By admin

Hulondalo.id – Penanganan kasus narkoba, harus melibatkan semua elemen, begitu yang sering terdengar di setiap sambutan. Tapi di Kabupaten Gorontalo sendiri, dua institusi yang paling berwenang menangani narkoba, justru beda data soal jumlah kasus.

Kapolres Gorontalo AKBP Ade Permana mengatakan, terhitung hingga Juni 2020, jajarannya telah menangani sedikitnya 9 kasus narkoba.

“Ada 9 kasus dari periode Januari – Juni yang kita tangani, dan pelakunya ada yang dari Kabupaten Gorontalo dan ada juga yang dari luar,” ungkapnya.

Tapi data berbeda justru disampaikan, Kepala BNN Kabupaten Gorontalo Roy Bau. Ditemui pada puncak peringatan Hari Anti Narkoba Indonesia (HANI), Jumat (26/6/2020), Dia mengatakan kalau di Kabupaten Gorontalo hingga Juni 2020, justru 0 kasus.

“Selama saya menjabat disini belum ada kita dapatkan, itu dari januari sampai juni tetapi kami dari BNN tetap memantau keberadaan para pengedar maupun pengguna, kami selalu berkoordinasi dengan Polda maupun Polres,” tukas Roy.

Terkait perbedaan data itu, Kasat Resnarkoba Polres Gorontalo IPTU Cecep Ibnu Ahmadi, SH. SIK yang dimintai pendapatnya, mengatakan hal demikian adalah hal yang wajar.

“Wajar, karena kita beda institusi sehingga proses penyelidikan dan penangkapannya memiliki cara yg berbeda-beda. Sampai saat ini koordinasi kita hanya sebatas tukar-menukar data saja, untuk tindakan lanjut itu kita serahkan kepada institusi masing-masing,” terang Cecep. (ika)