Kata Ustad Das’ad, Marten Taha Bukan Petarung

16/06/2019 11:22 0 By Maman

Ustad Das’ad saat menyampaikan ceramah di Tabligh Akbar dalam rangka Syukuran Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gorontalo.

Hulondalo.id- Mengisi Tabligh Akbar dalam acara Syukuran Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gorontalo Sabtu (15/06/2019) malam kemarin, Penceramah kondang asal Sulawesi Selatan, Ustadz Das’ad Latief banyak hibur jamaah.

Sudah menjadi ciri khas dalam menyampaikan tauziah, selain memberi pelajaran agama, ustadz yang sering muncul di TV One dalam acara Damai Indonesiaku ini menyelingkan ceramahnya dengan humor serta guyonan.

Begitu pula tadi malam. Ustadz Das’ad tak canggung-canggung untuk bercanda. Ditengah guyuran hujan serta keseriusan para jamaah yang hadir mendengarkan ceramahnya, Ustad Das’ad selalu melahirkan materi-materi lucu serta candaan yang memecah tawa para jamaah. Salah satu guyon sang Ustad yang sempat membuat jamaah tertawa adalah menyebut Wali Kota Marten Taha “bukan petarung” karena hanya memiliki isteri satu.

“Masih bukan petarung, kalau istri baru satu,” canda Ustadz Das’ad yang ditujukan kepada Wali Kota Marten Taha saat akan menutup ceramahnya, di Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo, Sabtu (15/06/2019).

Selain menghibur, canda sang ustadz sebetulnya mengandung beberapa makna dan pengertian. Yang jika di spekulasikan akan muncul asumsi sebagai berikut ; Pertama, sebagai seorang mubaligh, Ustadz Das’ad ingin mengajarkan anjuran atau adanya kebolehan menikah lebih dari satu sebagaimana terdapat dalam islam. Kemudian yang kedua, sang Ustadz ingin memberi sindiran tentang prestasi politik Marten Taha yang ditandai dengan kemenangan Pilwako dua periode. Dan yang terakhir, sang Ustadz kemungkinan ingin menguji kualitas kesetiaan seorang Marten Taha.

Mendengar Guyonan Ustadz Das’ad, Marten Taha hanya tertawa. Ia kemudian menjawab jika dirinya hanya akan setia pada keluarga dan istrinya saja.

“Hahaha.. Ustadz ada-ada saja.. Insha Allah saya hanya akan setia pada istri saya sampai akhir hayat,” jawab Marten. (John)