Kata Walikota Gorontalo, Boleh Sholat Ied di Mesjid, Asalkan Penuhi Syarat Ini

Kata Walikota Gorontalo, Boleh Sholat Ied di Mesjid, Asalkan Penuhi Syarat Ini

30/07/2020 15:59 0 By Jeffry

Walikota Gorontalo Marten Taha melaksanakan rapat bersama OPD dan takmirul masjid dalam menentukan pelaksanaan sholat idul adha di masjid, Kamis (30/7/2020). (F.humas)

Hulondalo.id – Pelaksanaan sholat Idul Adha di Kota Gorontalo dipastikan akan digelar secara berjamaah di Masjid.

Ini menyusul setelah Pemerintah Kota Gorontalo memutuskan untuk memperbolehkan pelaksanaannya di masjd melalui hasil rapat Walikota Gorontalo Marten Taha bersama OPD terkait serta perwakilan takmirul masjid, di rudis Walikota, Kamis (30/7/2020).

Kendati demikian, sholat berjamaah tersebut tidak diperbolehkan dilaksanakan di alun-alun serta lapangan dikarenakan kondisi di tengah pandemi covid-19 saat ini.

“Pelaksanaannya bisa dilaksanakan di mesjid. Namun dengan syarat, saya minta semua masjid harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat” tegas Marten.

Terkait kesiapan dan syarat yang ditentukan,  pihaknya juga akan turun langsung untuk meninjau sejumlah mesjid guna memastikan pelaksanaannya sudah sesuai prosedur yang ditetapkan.

“Sore nanti, kita akan lihat langsung kesiapannya seperti apa” lanjut Marten.

Sementara itu Kabag Kesra Setda Kota Gorontalo, Matris M Lukum mengatakan, untuk meminimalisir terjadinya penularan Covid 19 pemerintah membatasi tempat pelaksanaan sholat Idhul adha.

Dirinya menuturkan, pelaksanaan di lapangan tidak diperbolehkan oleh karena situasi saat ini.

“Apalagi ditambah, dengan cuaca tidak menentu seperti sekarang ini” terang Matris.

“Dan penetapan pelaksaan sholat id di masjid ini, tidak hanya berlaku  di kota Gorontalo tetapi di beberapa daerah juga menetapkan seperti itu,” sambung Matris. (Jeff/Adv)