Kategori Menengah Kebawah, IPK Gorontalo Tahun 2018 Naik 10,54%

Kategori Menengah Kebawah, IPK Gorontalo Tahun 2018 Naik 10,54%

02/05/2019 14:00 0 By Alex

IPK Gorontalo

Sosialisasi pengukuran Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan Tahun 2019 yang diprakarsai oleh Dinas PNM, ESDM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo.

Hulondalo.id – Provinsi Gorontalo memiliki peringkat 21 dari 34 provinsi terhadap Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan (IPK) Tahun 2018.

Terungkap pada sosialisasi pengukuran IPK Tahun 2019 yang diprakarsai oleh Dinas PNM, ESDM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, IPK Provinsi Gorontalo sebesar pada Tahun 2018 sebesar 59,98%, naik 10,54% jika dibandingkan Tahun 2017 sebesar 49,44% atau peringkat 27 dari 34 provinsi.

Pada penilaian IPK tersebut diukur dari 9 indikator utama, 7 indikator diantaranya sudah masuk kategori baik, diantaranya, Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Pengupahan dan Kesejahteraan Pekerja, Kesempatan Kerja, Penduduk dan Tenaga Kerja, Pelatihan dan Kompetensi Kerja, serta Indikator Produktivitas Tenaga Kerja.

“Indikator Utama yang memiliki indeks tertinggi adalah Indikator Jaminan Sosial Tenaga Kerja karena telah mencapai indeks sebesar 10 atau mencapai indeks maksimal. Selanjutnya, Indikator Utama yang memiliki indeks terendah adalah Hubungan Industrial,” terang Sekretaris PNM, ESDM dan Nakertrans Provinsi Gorontalo, Rugayah Biki.

Untuk mendorong peningkatan IPK Tahun 2019, Rugayah berharap agar Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten/Kota bisa lebih fokus mengawal pelaksanaan indikator-indikator utama, khususnya yang masih rendah.

Kasubag Perencanaan dan Evaluasi Dinas PNM, ESDM dan Nakertrans, Ismail Djafar menjelaskan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang sama kepada semua dinas ketenegakerjaan kabupaten/kota tentang pentingnya IPK.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kasubid Evaluasi Pembangunan Ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI, Hadhi Raharja dan Kasubid Pengukuran Pembangunan, Kemenaker RI, Ervin Jongguran Marajohan.(usman)