Kedapatan Antri di SPBU, 25 Motor Modifikasi Diamankan Polda Gorontalo

Kedapatan Antri di SPBU, 25 Motor Modifikasi Diamankan Polda Gorontalo

13/12/2019 21:42 0 By Maman

Puluhan motor tak sesuai standar pabrik diamankan Polda Gorontalo dari sejumlah SPBU di Kabupaten dan Kota Gorontalo. (Foto:Jeff)

Hulondalo.id- 25 motor diamankan Polda Gorontalo pada kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). Giat selama 5 hari berturut-turut ini, mengamankan motor-motor tersebut, karena bentuknya sudah dimodifikasi dan tidak sesuai standar pabrik.

Kapolda Gorontalo Brigjen. Pol. Wahyu Widada melalui Kabag Kerma Biro Ops AKBP. Beni Mutahir SIK mengatakan, puluhan motor tersebut diamankan ketika sedang antri mengisi BBM disejumlah SPBU di 2 wilayah Provinsi Gorontalo, masing-masing di Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo.

“Giat ini atas perintah Kapolda Gorontalo berkoordinasi dengan Pemprov Gorontalo. Hasilnya, 25 unit rmotor ini kedapatan sedang antri BBM di 19 SPBU, motor yang diamankan bukan standar pabrik lagi, antara lain volume tangki BBM sudah di modifikasi, makanya langsung diamankan,” ungkap AKBP Beni Mutahir dalam konferensi pers, Jumat (13/12/2019).

Lanjut Beni, dari hasil tangkapan tersebut, Polda Gorontalo telah memberikan pembinaan kepada pemilik kendaraan bermotor, dan meminta untuk melengkapinya surat-suratan. Sementara motor yang sudah dimodifikasi, diminta untuk dikembalikan sesuai standar pabrikan.

“Saat ini penyelidikan masih berlanjut, jika terbukti melakukan penimbunan akan diproses sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi Setda Provinsi Gorontalo Safrano Isa mengatakan, sosialisasi tentang distribusi BBM akan terus dilakukan dengan melibatkan dinas-dinas terkait. Antara lain tentang, jual beli BBM yang harus memiliki ijin, sesuai yang diatur dalam undang-undang perniagaan, penyimpanan dan transportasi.

“Jadi depot-depot yang menjual BBM itu ilegal karena tidak memiliki ijin, termasuk Pertamini yang ada sekarang. Untuk penindakannya kita akan koordinasi dengan dinas terkait seperti Dinas Perdagangan dan Perindustrian,” pungkasnya (Jeff)