Kemendagri Salut Pemprov Gorontalo Tercepat Serahkan Perubahan APBD 2019

Kemendagri Salut Pemprov Gorontalo Tercepat Serahkan Perubahan APBD 2019

31/07/2019 21:56 0 By Alex

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Paris Jusuf usai penandatanganan persetujuan Ranperda Perubahan APBD 2019, Senin (29/7/2019).

Hulondalo.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengapresiasi Pemerintah Provinsi Gorontalo karena menjadi yang pertama dari seluruh provinsi di Indonesia yang menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD untuk dievaluasi.

Sebelumnya, DPRD Provinsi Gorontalo telah menyetujui Ranperda tentang Perubahan APBD 2019 pada sidang Paripurna, Senin (29/7/2019). Kemudian, Ranperda Perubahan APBD 2019 akan dievaluasi oleh Kemendagri untuk selanjutnya ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda).

“Alhamdulillah, Provinsi Gorontalo merupakan provinsi yang pertama menyerahkan Ranperda Perubahan APBD untuk di evaluasi Kemendagri,” kata Kepala Bidang Anggaran, Badan Keuangan Daerah (BKD) Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim di Jakarta, Rabu (31/7/2019).

Menurut Danial, hal tersebut adalah wujud nyata komitmen bersama kepemimpinan Gubernur Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim untuk selalu meningkatkan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui percepatan pembahasan perubahan APBD 2019.

Perubahan APBD tahun 2019 tetap fokus pada 8 program prioritas yaitu pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi rakyat, pemerintah yang lebih melayani, agama dan budaya, pariwisata dan lingkungan.

Danial juga menjelaskan, proses penyusunan Perubahan APBD 2019 berpedoman pada PP Nomor 58 Tahun 2005. Perubahan APBD terjadi apabila perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD serta keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan dan antar jenis belanja.

“Perubahan juga terjadi apabila keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya harus digunakan untuk tahun berjalan, keadaan darurat, dan keadaan luar biasa,” timpal Danial.(usman)