Kemenhub Dorong Jadi Pelabuhan Komersil, Pengembangan Pelabuhan Anggrek Pakai Skema KPBU

Kemenhub Dorong Jadi Pelabuhan Komersil, Pengembangan Pelabuhan Anggrek Pakai Skema KPBU

15/10/2019 12:10 0 By Alex

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba saat berbicara pada pertemuan dengan Kementerian Perhubungan dan PT Adizha Marathon, di Jakarta Pusat, Senin (14/10/2019). (F. Istimewa)

Hulondalo.id – Pemerintah Provinsi Gorontalo akan mendorong fungsi pelabuhan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) sebagai pelabuhan komersial. Syaratnya, pelabuhan tersebut harus dikembangkan.

Nah, alternatif pembiayaan yang akan ditempuh pemerintah yakni melalui Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Hal itu terungkap pada pertemuan antara Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Ditjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI dengan PT Adizha Marathon di Jakarta, Senin (14/10/2019).

Mereka membahas Laporan Pendahuluan Oulline Bussiness Case (OBC) KPBU di Pelabuhan Anggrek, Provinsi Gorontalo. Kasubdit Tatanan dan Perencanaan Pengembangan Pelabuhan, Jumardi menegaskan bahwa sudah saatnya pelabuhan Anggrek harus naik kelas. Olehnya, Jumardi mengharapkan agar proses pengembangannya, baik segi perencanaan, peraturan dan sistem pengelolaannya harus disusun secara sistematis dan komersial.

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba yang hadir pada pertemuan tersebut memberikan sejumlah masukan terkait alternatif pembiayaan untuk pengembangan pelabuhan Anggrek.

“Tadi, dari tim teknis Kementerian Perhubungan sudah menjelaskan bahwa pembiayaan yang dipilih memakai KPBU dan ternyata pelaksanaan KPBU-nya ini memakai skema tarif (user charge). Kami berharap ini dapat terealisasi secepatnya,” jelas Darda.

User Charge atau User Fees Payment merupakan skema dalam proyek KPBU, dimana proyek mendapatkan pendanaan dan pengembalian investasi yang berasal dari pungutan atas pemakaian oleh pengguna terhadap layanan yang disediakan oleh badan usaha.

“Kami sudah menerima draf OBC-nya dan kita tentu berharap agar hal ini bisa segera terealisasi. Karena ini tentu bermanfaat bagi pemerintah maupun masyarakat Gorontalo,” tambah Darda.

Turut hadir, Kepala Bapppeda Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki, Kadis Perhubungan Provinsi Gorontalo Jamal Nganro, Kadis Perhubungan Gorut, Pengelola Pelabuhan Anggrek dan stageholder terkait lainnya.(adv/alex)