Kemenkes Beri Penguatan Promosi Kesehatan 10 Provinsi Lokus Stunting Di Indonesia Timur

Kemenkes Beri Penguatan Promosi Kesehatan 10 Provinsi Lokus Stunting Di Indonesia Timur

03/08/2019 15:54 0 By Yadin

Foto bersama Peserta Kegiatan Loka Karya bersama Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, Kamis (1/8/2019) di hotel di hotel same Makassar. (istimewa)

Hulondalo.id – Upaya Kementerian Kesehatan RI dalam mencegah kasus stunting di kawasan Indonesia Timur patut diapresiasi. Pasalnya, dalam mencegah kasus stunting dibutuhkan penanganan yang serius dari pemerintah, baik pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota.

Olehnya itu, Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI bekerjasama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, melaksanakan kegiatan Lokakarya Penguatan Posyandu dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting Untuk Wilayah Regional Timur Indonesia Tahun 2019, yang diikuti 10 provinsi dan kabupaten di wilayah timur yang menjadi lokus stunting, di Hotel Same Makassar selama tiga hari sejak 29 Juli sampai 1 Agustus 2019.

Nah, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo juga menjadi peserta pada kegiatan tersebut, yang diwakili oleh Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Nancy Pembengo. Adapun tujuan kegiatan tersebut, ungkap Nancy, yakni para peserta dapat melakukan pembekalan kepada kader-kader di desa dengan melakukan upaya komunikasi perubahan perilaku melalui komunikasi antar pribadi.

Nancy melanjutkan, di acara itu Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI menyampaikan, bahwa permasalahan kesehatan terkait dengan perilaku khususnya stunting, dapat diatasi dengan gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Menurut Nancy, materi yang diterima selama mengikuti kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi para peserta.

“Apalagi Provinsi Gorontalo tahun ini ada 3 kabupaten yang menjadi lokus stunting di wilayah timur Indonesia, tentu materi yang diterima dari lokakarya tersebut akan kami salurkan kepada para kader dimasing-masing wilayah kabupaten,” pungkas Nancy. (Rinto)