Kemensos RI Canangkan Kawasan Siaga Bencana untuk Kota Gorontalo dan Bonebol

Kemensos RI Canangkan Kawasan Siaga Bencana untuk Kota Gorontalo dan Bonebol

15/10/2020 21:16 0 By Alex

Kawasan Siaga Bencana Gorontalo

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kemensos RI, Pepen Nazarudin saat menyerahkan bantuan logistik lumbung sosial secara simbolis kepada Gubernur Gorontalo Rusli Habibie didampingi Anggota Komisi VIII DPR RI Idah Syahidah, Kamis (15/10/2020). (F. Salman/Humas)

Hulondalo.id – Provinsi Gorontalo menjadi tuan rumah secara Nasional pencanangan Kawasan Siaga Bencana oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Kamis (15/10/2020).

Pencanangan tersebut dilakukan langsung Gubernur Gorontalo Rusli Habibie untuk Kabupaten Bone Bolango dan Kota Gorontalo. Hadir pula Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kemensos RI, Pepen Nazarudin dan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, M Safii Nasution.

“Secara keseluruhan di Indonesia telah terbentuk Kawasan Siaga Bencana sebanyak 180 yang tersebar di 34 Provinsi. Dan dengan terbentuknya 4 KSB di Provinsi Gorontalo saat ini maka jumlahnya menjadi 184 KSB,” kata Pepen Nazarudin.

Pencanangan Kawasan Siaga Bencana ini sejatinya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi masyarakat yang berada di lokasi rawan bencana.

Masyarakat di lokasi rawan bencana akan diberikan pelatihan dan edukasi dalam menghadapi kemungkinan adanya bencana di daerahnya.

“Daerah kami ini memang rawan bencana, khususnya longsor, gempa bumi dan banjir serta kebakaran. Kawasan Siaga Bencana ini sangat tepat dilakukan di desa yang sering atau punya potensi kena bencana. Saya mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih,” kata Gubernur Rusli Habibie.

Pada pencanangan tersebut, Kemensos RI menyerahkan santunan ahli waris bagi 6 korban bencana longsor dan banjir masing-masing Rp 15 Juta dan bantuan logistik lumbung sosial untuk 4 KSB senilai Rp 140,3 Juta.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Gorontalo turut menyerahkan bantuan perahu viber 3GT bermesin tempel 15 PK untuk kabupaten/kota se Provinsi Gorontalo senilai Rp 6,47 Miliar.

Ada pula bantuan motor berkotak pendingin sebanyak lima unit untuk Kabupaten Gorontalo Utara senilai Rp 112 Juta.(adv/alex)