Kenakan Biliu, Mahasiswi UBM Tampil Anggun di Kemendikbudristek

Kenakan Biliu, Mahasiswi UBM Tampil Anggun di Kemendikbudristek

28/10/2021 15:39 0 By Maman

Mahasiswi UBM Gorontalo, Nur Fauzia Yunus nampak anggun mengenakan pakaian adat kebesaran khas Provinsi Gorontalo, Biliu saat mengikuti upacara peringatan HSP di Kemendikbudristek RI, Senayan, Jakarta.

Hulondalo.id – Ada yang menarik dari Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI, Kamis (28/10/2021).

Dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Menteri Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A ini, salah seorang mahasiswi Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo turut serta dalam upacara tersebut, mengenakan pakaian khas daerah Provinsi Gorontalo yakni Biliu.

Adalah Nur Fauzia Yunus, mahasiswi semester 3, Program Studi Administrasi Rumah Sakit (ARS) ini, merupakan 1 diantara 3 orang mahasiswa dari Provinsi Gorontalo yang mengikuti rangkaian kegiatan memperingati HSP di Kemendikbudristek, Senayan, Jakarta, selama tiga hari sejak tanggal 26 Oktober hingga 28 Oktober 2021.

Suatu kebanggaan dan tentunya prestasi yang membanggakan. Setidaknya inilah yang dirasakan oleh Ketua CCLC UBM Gorontalo, Dr (C) Ayu Anastasya Rachman S.IP, MA. Kandidat doktor hubungan internasional ini mengaku, senang dan bangga atas prestasi Fauzia.

“Upacara Peringatan Sumpah Pemuda serta dialog bersama Mas Menteri. Fauzia mengenakan Baju Adat Bili’u Khas Gorontalo. Karena keaktifan selama diskusi, saat ini terpilih menjadi salah satu Mahasiswi yang diwawancara oleh media, mudah-mudahan bisa menyusul kesempatan bagi mahasiswa/i UBM kedepannya untuk berkancah di level nasional,” harapnya.

Sementara itu, Mendikbudristek, Nadiem Makarim dalam sambutannya mengajak peserta upacara untuk merefleksi sejarah Hari Sumpah Pemuda. Menteri Nadiem juga mendorong, pemuda Indonesia masa kini menjadikan tapak sejarah Sumpah Pemuda sebagai motivasi untuk melompat dan maju bersama.

“Hari di mana kita generasi muda Indonesia melompat bersama dengan rampak dan serentak. Sekarang saatnya. Jangan mundur lagi. Arahnya satu, maju. Caranya satu, melompat bersama,” tuturnya. (ais/rls)