Kepengurusan Komite Ekonomi Kreatif Bone Bolango Dinonaktifkan

Kepengurusan Komite Ekonomi Kreatif Bone Bolango Dinonaktifkan

29/03/2021 17:43 0 By Maman

Kekraf Bone Bolango

Konferensi Pers digelar Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf) Bone Bolango. (foto:hms)

Hulondalo.id – Kepengurusan Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf) Bone Bolango, dinonaktifkan. Keputusan ini disampaikan Tim Pembina Komite Ekonomi Kreatif Bone Bolango, Irwan Bempah.

Keputusan ini juga kata dia, menyikapi persoalan masalah yang tengah dihadapi oleh komite. Sebelumnya kata dia, diskusi sudah dilakukan bersama beberapa pembina lainnya terkait permasalahan yang dihadapi organisasi tersebut.

“Baik itu terkait tuduhan pungli, maupun kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan organisasi, dan beberapa kesimpulan telah dilahirkan dari diskusi tersebut,” kata Irwan.

Kendala yang terjadi dilapangan kata Irwan, lemah dan kurangnya pengetahuan tentang bagaimana menjalankan organisasi dengan baik. Kekraf kata Irwan, seharusnya berperan membantu pemerintah daerah sesuai cita-cita Kabupaten Kota Kreattif.

Peran dimaksud seperti, mewujudkan harmonisasi ekosistem usaha ekonomi kreatif di Bone Bolango dengan pengembangan 17 usaha sub sektor kreatif. Ditengah perjalanan kata Irwan, disadari bahwa masih terdapat kelalaian dalam tugas dan fungsi untuk menumbuhkembangkan 17 sub sektor ekonomi kreatif tersebut.

Kondisi itu membuat munculnya beberapa permasalahan yang belakangan beredar di media, yang diduga pemicunya karena rentang kendali pengawasan. Kekraf kata Irwan, bekerja berdasarkan SK Bupati No 42 Tahun 2019 dan, dipertegas pada Peraturan Bupati No 72 Tahun 2020.

“Yang membuka peluang untuk restruktur organisasi, dan mengevaluasi peran kekraf sebagai fasilitator pelaku usaha UMKM,” jelas Irwan.

“Kekraf akan berjalan kembali setelah adanya Surat Keputusan revisi struktur yang merujuk pada Peraturan Bupati No 72 Tahun 2020,” tambah Irwan.

Saat ini kata dia, Kekraf dibawah naungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Bone Bolango.

Sementara itu, Sekda Bone Bolango, Ishak Ntoma mengatakan, berdasarkan Peraturan Presiden bahwa, Kekraf dibentuk oleh Pemerintah Daerah untuk menjadi motor, mediator, fasilitator, motivator untuk pengembangan UMKM dan IKM.

Sekda juga menambahkan bahwa, Tim Pembina sudah melakukan mediasi dengan para pihak terkait untuk mencarikan solusi terkait permasalahan tersebut.

“Alhamdulillah hasilnya sudah ada, akan mengevaluasi struktur organisasi kekraf sehingga kelemahan dari sisi organisasi akan bisa kita atasi,” ujar Sekda.

Sekda juga menuturkan, akan menuangkan mekanisme pengelolaan kekraf dan jejaring UMKM dalam perjanjian kerja sama, sehingga antara kekraf dan jejaring UMKM dapat saling menguntungkan. (Man/Adv)