Ketika Siswa MAN 1 Kota Gorontalo Antusias Sambut PTM Terbatas

Ketika Siswa MAN 1 Kota Gorontalo Antusias Sambut PTM Terbatas

08/09/2021 18:39 0 By Alex

Lula Bone, salah seorang siswi MAN 1 Kota Gorontalo saat mengikuti vaksinasi Covid-19 di sekolahnya dalam rangka persiapan PTM terbatas. (F. Yulin Limonu/Istimewa)

Hulondalo.id – “Alhamdulillah”. Begitu ucap Raihan, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo usai mengikuti vaksinasi Covid-19 yang dihelat di sekolahnya, Rabu (8/9/2021).

Meski sempat gugup karena baru pertama kali divaksin Covid-19, Raihan kini lega sekaligus bisa tenang mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Senada pula diutarakan Lula Bone, siswi MAN 1 Kota Gorontalo usai mengikuti vaksinasi Covid-19 di sekolahnya.

Dengan tenang, Lula mengkuti vaksinasi sebagai bentuk ikhtiar melawan Covid-19. Lula bahkan menjadi antusias saat vaksinasi Covid-19 didukung oleh orang tuanya.

Dia pun berharap rekan-rekannya, termasuk di luar MAN 1 Kota Gorontalo, jangan takut mengikuti vaksinasi Covid-19.

Pemandangan di halaman MAN 1 Kota Gorontalo pun berbeda. Ratusan siswa mengantre mengikuti vaksinasi Covid-19. Maklum, vaksinasi merupakan salah satu syarat untuk memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas.

Bahkan akibat antusias para siswa, vaksinasi Covid-19 di MAN 1 Kota Gorontalo ini dilakukan masing-masing oleh petugas dari Puskesmas Sipatana, Dinas Kesehatan Kota Gorontalo dan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo.

Antusias siswa MAN 1 Kota Gorontalo mengikuti vaksinasi pun terbilang tinggi. Kepala MAN 1 Kota Gorontalo Waris Masuara menyebut, vaksinasi Covid-19 yang digelar di sekolah yang dipimpinnya itu sudah mencapai 90% dari 1.200 siswa.

Sedangkan untuk tenaga pendidik sudah mencapai 97% dari total 99 orang.

“Kami upayakan siswa dan guru secara keseluruhan sudah divaksin,” ujar Waris.

Menurut rencana, PTM terbatas di MAN 1 Kota Gorontalo akan dimulai pekan depan. Namun begitu, pihak sekolah pun tetap menunggu keputusan dari pemerintah daerah tentang pembukaan sekolah.

“Jika sudah diizinkan (pemerintah daerah), pekan depan kami siap PTM terbatas,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo, Wahyudin Katili mengatakan, PTM terbatas tahap 1 untuk SMA/SMK/SLB sudah mulai digelar sejak Selasa (7/9/2021).

Proses PTM terbatas ini para siswa hanya diizinkan 2 hari dalam sepekan. Saat di sekolah pun, aktivitas PTM hanya dilakukan 2-4 jam. Sementara PTM terbatas tahap 1 ini sudah dilakukan di 31 sekolah se Provinsi Gorontalo.

“Guru dan tenaga pendidikan yang belum divaksin, harus segera divaksin. Begitu juga para siswa,” kata Wahyudin.(msha)