Ketika Tak Tahu Harus Dijual Kemana, Idah Borong Hasil Panen Petani Pulubala Ini

Ketika Tak Tahu Harus Dijual Kemana, Idah Borong Hasil Panen Petani Pulubala Ini

19/05/2020 17:48 0 By Alex
Idah Syahidah

Semangat para petani di Desa Tridharma Kecamatan Pulubala ini kembali merekah setelah hasil panen tomat mereka kali ini dibeli habis oleh Idah Syahidah.

Hulondalo.id – Salah seorang petani hortikultura di Desa Tridharma, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada Idah Syahidah yang telah membeli hasil panen tomat miliknya di masa-masa sulit akibat pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah, hasil panen tomat saya kemarin sudah diborong semua oleh ibu Idah, semuanya ada 500 Kg. Kami sangat bersyukur karena kami sudah tidak tahu menjual kemana lagi hasil panen kami,” kata Rahmad Panigoro (33), salah satu petani yang beruntung itu kepada Hulondalo.id, Selasa (19/5/2020).

Diakui Rahmad, virus corona ikut menggerus pendapatan mereka karena banyak petani yang kebingungan memasarkan hasil panen mereka belakangan ini, terutama saat pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Iya, pasar-pasar ‘kan ditutup. Biasanya memang saya jualan di pasar langsung, keliling pasar, bukan ke tengkulak,” kata Ahmad Panigoro.

“Belum lagi kita, jangankan keluar Gorontalo, di dalam Gorontalo saja sulit. Harus lihat-lihat waktu. Kalau sudah dekat-dekat sore sudah harus siap-siap pulang,” sambung bapak 2 anak itu.

Hasil panen tomat yang dibeli Anggota DPR RI itu merupakan hasil panen ketiga keluarga Ahmad Panigoro. Setelah hasil panen ketiga itu terserap pasar, dia harus putar otak lagi untuk menjual hasil panen tomat berikutnya yang akan jatuh 2 hari lagi.

Idah Syahidah

Ada sekitar 500 Kg tomat yang dibeli oleh Idah Syahidah. Tomat tersebut pun akan kembali disalurkan dalam bentuk bantuan paket kepada warga kurang mampu terdampak Covid-19)

Sejatinya, Anggota DPR RI Idah Syahidah bukan kali ini saja membeli langsung bahan pangan dari petani, terutama di masa pandemi Covid-19. Bahan pangan yang dibeli istri Gubernur Gorontalo itu akan dijadikan paket untuk dibagikan kepada masyarakat kurang mampu.

Idah Syahidah membeli langsung dari petani karena dia tahu betul dampak minor virus corona tersebut. Idah pun berbelanja selalu memakai uang sendiri.

Meski begitu, Idah juga mengakui kemampuannya terbatas dan tidak bisa memborong seluruh hasil panen para petani di Gorontalo.(adv7/alex)