Khawatir Corona, 96 Siswa SMK Gorontalo yang PKL di Sulut Akan Dipulangkan

Khawatir Corona, 96 Siswa SMK Gorontalo yang PKL di Sulut Akan Dipulangkan

19/03/2020 20:35 0 By Alex

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat memimpin rapat Pengkajian Proses Belajar Mengajar di Provinsi Gorontalo terkait dengan Pencegahan Virus Corona, Kamis (19/3/2020). (F. Salman/Humas).

Hulondalo.id – Dalam rangka mengantisipasi penularan Covid-19 atau virus corona, Pemerintah Provinsi Gorontalo akan segera memulangkan sedikitnya 96 siswa SMK yang tengah melaksanakan praktek kerja lapangan (PKL) di luar daerah.

Adapun 96 siswa SMK dari Gorontalo yang sedang melaksanakan PKL di luar daerah itu di antaranya di Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Bolmong Utara dan Kabupaten Bolmong Selatan, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Itu arahan Bapak Gubernur agar mereka ditarik dulu dan tidak melanjutkan PKL hingga kondisi membaik,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo Roni Mamu usai rapat bersama Gubernur Rusli Habibie, Kamis (19/3/2020).

Waktu pelaksanaan PKL siswa SMK Gorontalo itu bervariasi. Ada yang digelar selama 3 bulan dan 6 bulan. Hingga kini, belum diketahui bagaimana kelanjutan PKL siswa SMK itu, apakah akan dialihkan ke Gorontalo atau tetap dilanjutkan di luar daerah.

“Kita juga tadi sudah menggelar rapat MKKS (Majelis Kerja Kepala Sekolah). Kita sepakati untuk memulangkan dulu untuk pencegahan. Waktu pemulangan menunggu pengajuan telaah staf ke pak Sekda selaku Ketua GTPP (Gugus Tugas Percepatan Penanganan) Covid-19 Gorontalo,” tambah Roni.

Setibanya di Gorontalo, 96 siswa PKL akan dilakukan pendampingan oleh Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten/kota. Harapannya, mereka dalam kondisi sehat dan beraktivitas seperti biasa.(adv/alex)