Klarifikasi Soal Bupati Pohuwato Tolak Vaksinasi Jadi Syarat Pelayanan

Klarifikasi Soal Bupati Pohuwato Tolak Vaksinasi Jadi Syarat Pelayanan

18/09/2021 12:40 0 By Yadin

Bupati Saipul bersama Wabup Suharsi nampak terus mengedukasi warga betapa pentingnya vaksinasi.

Hulondalo.id – Percepatan vaksinasi Covid-19 hingga saat ini masih jadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Pohuwato.

Bahkan hampir setiap hari Bupati Saipul Mbuinga bersama Wabup Suharsi Igirisa berjibaku dengan agenda vaksin, terus meyakinkan warga agar tidak terpengaruh dengan berita hoaks tentang bahaya vaksin.

Nah beberapa hari lalu, sempat beredar informasi bahwa Bupati Pohuwato menolak vaksinasi jadi syarat untuk mendapatkan pelayanan publik.

Sebetulnya, ini hanya misinformasi saja.
Yang benar adalah, Bupati Saipul belum setuju kalau syarat untuk mendapatkan pelayanan adalah dengan memperlihatkan sertifikat atau kartu vaksin.

“Saya ingin meluruskan sedikit, jadi yang dilakukan oleh Pak Bupati sejak awal dilantik hingga saat ini yakni mengedukasi warga betapa pentingnya vaksinasi,” ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Pohuwato, Irfan Saleh via seluler Sabtu (18/9/2021).

Irfan menambahkan, Bupati Pohuwato belum mendahulukan pembatasan pelayanan publik karena edukasi dinilai belum maksimal.

“Pak Bupati ingin mendahulukan edukasi yang dinilai belum maksimal. Jadi, bukan Pak Bupati menolak vaksinasi. Hanya saja, sertifikat vaksin untuk saat ini belum dijadikan syarat untuk warga dilayani karena pak Bupati belum mengeluarkan edaran resmi soal itu,” terangnya.

“Misalnya, ada warga yang hendak berobat ke Puskesmas, itu tidak harus memperlihatkan kartu vaksin. Yang namanya kebutuhan masyarakat untuk sehat, itu harus didahulukan pelayanan,” imbuhnya.

Tapi perlu digarisbawahi, lanjut Irfan, jika semua cara sudah dilakukan namun angka vaksinasi Covid-19 masih rendah, bisa saja Bupati akan menerapkan seperti yang diterapkan oleh daerah lain.

“Namun, alhamdulillah animo warga untuk divaksin terus meningkat. Kalau sebulan lalu angka vaksin hanya 14 persen, sekarang sudah berada pada angka 34,80 persen. Dan target tahun ini pada Desember nanti minimal 80 persen, maksimal 100 persen,” ujar Irfan.

Saat ini pun, Bupati Saipul bersama unsur Forkopimda dan dibantu oleh sejumlah organisasi terus menggalakkan kegiatan vaksinasi. Bahkan sampai menyediakan bantuan sembako dan doorprize. (yadin/adv)