Komisi II Tinjau Pembangunan Cekdam Bulontala, Paris: Keselamatan Warga Diperhatikan

Komisi II Tinjau Pembangunan Cekdam Bulontala, Paris: Keselamatan Warga Diperhatikan

18/11/2021 23:03 0 By Jeffry

Komisi II bersama wakil ketua DPRD Bonebol saat meninjau proyek nasional pembangunan cekdam di Desa Bulontala, Kecamatan Suwawa Selatan, Kamis (18/11/2021). (F.Istimewa)

Hulondalo.id – Komisi II DPRD Kabupaten Bone Bolango (Bonebol) mengapresiasi proyek pekerjaaan pembangunan tanggul penghambat (cekdam) yang berada di Desa Bulontala, Kecamatan Suwawa Selatan.

Hal ini karena pekerjaan proyek tersebut berjalan dengan lancar dan persentasi fisiknya sudah mencapai 92 persen. Namun, Komisi II meminta agar proses finishingnya dapat diperhatikan oleh pihak perusahaan dalam hal ini perusahaan SMS.

“Nah, agar pekerjaan ini bisa 100 persen selesai di bulan November ini, tentunya yang kami harapkan pihak perusahaan SMS  tentu memperhatikan proses finishing. Jangan nanti ada kesan yang tidak baik dari masyarakat, terutama yang ada di bantaran sungai,” ujar Sekretaris Komisi II Paris Djali usai meninjau langsung proyek tersebut bersama pimpinan dan Komisi II Kamis (18/11/2021).

Olehnya, pihaknya berharap pihak perusahaan bersama PPTK Balai Wilayah Sungai agar lebih memanfaatkan waktu untuk mengefektifkan segi pengawasan.

“Pada proses finishing pekerjaaan itu kan biasanya sering terbengkalai disebabkan hal-hal teknis yang belum dilengkapi. Makanya pengawasan harus efektif,” kata Paris.

Selain itu, dirinya juga menyentil pekerjaan cekdam agar dipasang papan peringatan. Hal ini kata dia bukan tanpa alasan, sebab ini dikhawatirkan akan berimbas kepada warga sekitar, terutama anak-anak yang nantinya justru membahayakan warga sekitar.

“Di cekdam itu kan airnya sudah tertampung. Dan debit air itu tentu sangat dalam, tentunya ini harus diberikan peringatan agar jangan berkeliaran di sekitar situ. Dan ini penting, karena tidak ada gunanya kita bantu rakyat tapi rakyat yang malah jadi korban, ” ujarnya.

Seperti diketahui proyek Cekdam tersebut merupakan salah satu proyek nasional yang dianggarkan melalui APBN dimana pagu anggarannya kurang lebih Rp 44 Milyar yang dikerjakan di 5 titik pada pekerjaaan yang ada di Suwawa Selatan.

“Jadi, pada intinya kami sangat mengapresiasi pekerjaan proyek tanggul ini. Karena dibandingkan dengan paket pekerjaan lain itu masih tersendat-sendat. Dan pihak perusahaan SMS telah membuktikannya dengan sangat baik. Kami harap ini selesai tepat waktu sesuai kontrak kerja,” tandas Politisi partai Nasdem ini. (Jeff)