Kontribusi Guru Nyata, Proses Pendidikan Tetap Jalan Meski di Tengah Pandemi

Kontribusi Guru Nyata, Proses Pendidikan Tetap Jalan Meski di Tengah Pandemi

28/11/2020 19:43 0 By Alex

UNG Eduart Wolok - PGRI Gorontalo

Ketua PGRI Provinsi Gorontalo Eduart Wolok usai memberikan penghargaan kepada guru-guru berprestasi dan berdedikasi tinggi pada Pedagogika Awards yang digelar di Grand Palace Convention Center, Kota Gorontalo, Sabtu (28/11/2020).

Hulondalo.id – Kontribusi para guru untuk negeri begitu nyata meski masyarakat Indonesia maupun seluruh dunia tengah diperhadapkan dengan pandemi Covid-19.

Menurut Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Gorontalo, Eduart Wolok, selama 10 tahun terakhir para guru telah dituntut agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk saat dunia pendidikan turut merasakan dampak wabah virus corona.

“Di tengah mewabahnya virus corona, menjadi sebuah pergulatan yang sangat besar bagi kondisi guru di Indonesia dan Gorontalo,” kata Eduart pada Pedagogika Award dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional ke-75 yang digelar di Grand Palace Convention Center, Kota Gorontalo, Sabtu (28/11/2020).

Dikatakan Eduart, semua orang telah menyadari bahwa kondisi krisis di tengah pandemi saat ini, guru selalu menjadi kunci dan memiliki semangat serta dedikasi yang tak akan pernah pudar sampai kapan pun.

“Pandemi Covid-19 akan menguji soliditas guru. Dan bukti nyata, proses pendidikan tetap berjalan. Inilah kontribusi dan dedikasi guru untuk negeri,” ucap Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) itu.

Meski demikian, masih banyak tantangan yang dihadapi para guru, termasuk dewasa ini nasib para guru honorer yang belum diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Namun, kata Eduart, pemerintah telah memberikan perhatian dengan membuka kesempatan kepada 1 juta guru honorer untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Ini (keluhan guru honorer) telah dijawab oleh pemerintah pusat, dengan mengangkat guru honorer menjadi PPPK sebagaimana keputusan Presiden Joko Widodo baru-baru ini,” sambung Eduart.

Sehubungan dengan itu, pihaknya akan melakukan langkah-langkah strategis, di antaranya melakukan identifikasi guru honorer yang ada di Provinsi Gorontalo, memberikan pelatihan, hingga memberikan penghargaan bagi mereka yang berdedikasi tinggi untuk Gorontalo.

Terakhir, sehubungan dengan pelaksanaan Pilkada Serentak, Ketua PGRI Provinsi Gorontalo Eduart Wolok pun menghimbau kepada para guru untuk tetap menjaga netralitasnya.

“Kita punya pilihan masing-masing, tapi kita harus tetap menjaga independensi dalam Pilkada,” tegasnya.(adv/Mg01)