Korban Gantung Diri Botumoito Disebut Mirip Gadis Dalam Video, Kapolres Boalemo: Tidak Benar

Korban Gantung Diri Botumoito Disebut Mirip Gadis Dalam Video, Kapolres Boalemo: Tidak Benar

22/01/2021 23:18 0 By Alex

Kapolres Boalemo

Kapolres Boalemo AKBP Ahmad Pardomuan SIK MH. (f.dok)

Hulondalo.id – Kapolres Boalemo, AKBP Ahmad Pardomuan membantah rumor soal perempuan yang digauli oleh 4 pemuda dalam video yang telah beredar adalah perempuan yang sama pada peristiwa gantung diri di Desa Tutulo, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, belum lama ini.

Sebelumnya, terjadi peristiwa gantung diri atas nama korban Fera Yunizar (16) di rumah bibinya di Desa Tutulo, Kecamatan Botumoito, Kamis (21/1/2021).

“Ada yang bilang katanya wajahnya mirip, itu tidak benar. Kasus di Botumoito itu murni gantung diri. Saya juga belum tahu siapa yang mengait-ngaitkan dengan ini,” tegas AKBP Ahmad Pardomuan kepada Hulondalo.id, Jumat malam (22/1/2021).

Dijelaskan Kapolres Boalemo, berdasarkan keterangan baik dari pihak keluarga, kepala desa dan teman-teman sekolahnya, korban yang gantung diri tidak pernah keluyuran ke mana-mana.

“Anak ini tidak pernah ke mana-mana. Jika anak ini keluar rumah, itu pun hanya sholat,” sebut Alumnus Akpol Tahun 1999 itu.

Sementara anak perempuan yang berada di dalam video mesum itu, lanjut Ahmad, adalah perempuan yang sebelumnya berdomisili di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

“Anak perempuan di dalam video itu sudah dicari Kasat Reskrim di Limboto. Menurut tetangga kosnya, anak perempuan itu sudah pindah kos, tapi belum tahu pindah ke mana,” sebut mantan KBO Dit Samapta Polda Gorontalo itu.

Terkait video berdurasi 1 menit 13 detik yang diduga melibatkan oknum anggota polisi itu, Kapolres Boalemo AKBP Ahmad Pardomuan pun berjanji akan mengusut setuntas-tuntasnya.

“Kami pun tidak menutup-tutupi fakta penyelidikan dan keterangan yang diberikan saat pemeriksaan. Dan akan diperdengarkan ke semua orang dan kita akan teruskan secara aturan hukum. Dan jika itu oknum pihak kepolisian sekalipun, kami akan tindak tegas sesuai dengan aturan yang di internal, jika terkait tindak pidana, maka kami akan proses secara hukum,” tegas dia.(MG-03)