Kota Gorontalo Juara TPID Award Tahun 2020

Kota Gorontalo Juara TPID Award Tahun 2020

23/10/2020 19:39 0 By Maman

Daftar daerah kota/kabupaten yang meraih TPID Award Tahun 2020, termasuk Kota Gorontalo. (foto:istimewa)

Hulondalo.id – Kepemimpinan Marten Taha di Kota Gorontalo kembali mendapat pengakuan dari pemerintah pusat. Marten sukses membawa Kota Gorontalo meriha juara dalam kinerja pengendalian inflasi daerah.

Penghargaan yang diserahkan Mendagri, Tito Karnavian ini, diterima Wali Kota dua periode dalam Rakornas Pengendalian Inflasi tahun 2020 di Jakarta, Kamis (22/10/2020). Prestasi ini diperoleh setelah Kota Gorontalo mendapat penilaian terbaik dari 81 kota/kabupaten se Sulawesi.

“Saya sangat bersyukur atas penghargaan ini, prestasi ini saya dedikasikan untuk semua pihak yang bekerja sama Pemkot Gorontalo, ini buah kerja keras kita semua,” kata Marten.

“Menjaga daya beli masyarakat dan memastikan kondisi perekonomian tetap stabil,” tambahnya.

Hal terpenting dalam pengendaian inflasi di Kota Gorontalo, membangun sinergi dan memastikan semua program tepat sasaran, serta sesuai kebutuhan. Masalah ekonomi ditengah pandemi Covid-19 kata Marten, butuh program pemerintah.

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, menerima penghargaan TPID Award Tahun 2020, yang diserahkan Mendagri RI, Tito Karnavian. (foto:istimewa)

“Karena dikoordinir dengan baik dan strategi yang tepat, penyaluran bantuan di Kota Gorontalo pun mampu mendongkrak daya beli masyarakat,” ungkapnya.

Perlu mendapat perhatian serius terhadap inflasi kata Marten, adalah supplay and deman. Ini kata dia, harus seimbang. Di Kota Gorontalo itu berhasil diseimbangkan. Tingkat inflasi Kota Gorontalo berada pada angka, 0,23. Per bulan september 2020 secara “year to year” berada pada 0,21 persen.

Dengan begitu kata Marten, strategi yang diterapkan Pemkot Gorontalo untuk pemulihan ekonomi ditengah pandemi Covid-19, cukup efektif. Terbukti, perekonomian daerah hingga kini masih bergairah. UMKM di Kota Gorontalo tetap beroperasi.

“Pertumbuhan ekonomi juga masih cukup tinggi, pada angka 6,9%,” ujar Marten. (Adv)