Kota Gorontalo, yang Zona Merah Belum Boleh Sholat Ied di Masjid

Kota Gorontalo, yang Zona Merah Belum Boleh Sholat Ied di Masjid

09/07/2021 19:39 0 By Syakir

Rapat Walikota Gorontalo dengan MUI, Jumat (9/7/2021).

Hulondalo.id – Walikota Gorontalo Marten Taha mengatakan, pelaksanaan idul adha 1443 H tahun 2021 di Kota Gorontalo, baik di Masjid dan lapangan, hanya dibolehkan kepada wilayah status zona hijau dan kuning.

Dirinya menjelaskan, wilayah Kota Gorontalo masih dalam kriteria pada level dua pandemi Covid-19. Jadi, penerapan protokol kesehatannya harus diperketat lagi.

“Ya, dari hasil rapat bersama majelis ulama Indonesia (MUI) Kota Gorontalo, dalam pelaksanaan sholat idul Adha nanti dengan memperhatikan peraturan yang telah ditetapkan berdasarkan PPKM Mikro saat ini. Ini sesuai Instruksi Mendagri nomor 17 tahun 2021 dan surat edaran Kementerian Agama nomor 16 tahun 2021,” ungkap Wali Kota Gorontalo, Jum’at (9/7/2021).

Dilanjutkan Marten, kita sudah meminta kepada pihak takmirul masjid dan panitia pelaksana agar menyiapkan fasilitas yang dibutuhkan dalam pelaksanaan sholat idul Adha nanti.

Bahkan, Walikota Gorontalo 2 periode ini, meminta kepada seluruh takmirul masjid agar tetap menyediakan tim mengawasi jamaah, mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak nanti.

“Saya minta Khotib memberikan materi khutbahnya hanya selama 15 menit agar tidak lama-lama,” ucap Marten.

Ia menambahkan, pemotongan hewan kurban dilaksanakan di rumah pemotongan hewan (RPH), akan tetapi tidak dimungkinkan maka boleh dilakukan jauh dari Masjid.

Tak hanya itu, Marten juga pun mengeluarkan edaran bagi masyarakat melakukan takbiran keliling, hanya dibolehkan dilakukan di masing-masing masjid dilingkungan masyarakat itu sendiri dan dibatasi kapasitas jamaah.

“Kita akan mengeluarkan surat edaran dan pedoman pelaksanaan sholat idul Adha 1443 H ini, baik dari takbiran hingga proses penyembelihan hewan Qurban di Kota Gorontalo,” tandasnya. (Inkri/Adv)