Kunjungi Bolmong, Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Diskusi Pengendalian Kriminalitas

Kunjungi Bolmong, Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Diskusi Pengendalian Kriminalitas

01/07/2021 09:53 0 By Maman

DPRD Prov Gorontalo Kunjungi Bolmong

Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, saat berkunjung ke Pemkab Bolmong. (foto:hms)

Hulondalo.id – Diskusi maupun sharing dilakukan Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, dalam upaya pengendalian kriminalitas. Diantaranya dengan Provinsi Sulawesi Utara yang juga merupakan daerah tetangga Provinsi Gorontalo.

Ketua Komisi I, AW. Thalib mengatakan, diskusi dan sharing kali ini dilakukan dengan Pemkab Bolaangmongondow. Diskusi kata dia, bagaimana upaya pengendalian, pengawasan tingkat kriminalitas yang dipengaruhi minuman berakohol.

Di Provinsi Gorontalo kata A.W Thalib, sudah ada Perda nomor 16 tahun 2015 tentang minuman keras (miras). Perda ini belum memiliki efek jera yang kuat, khususnya menyangkut masalah sanksi.

“Sharing dengan daerah-daerah lain khususnya di wilayah tetangga kita, sebab Gorontalo dan Sulawesi Utara masih tinggi tingkat kriminalitasnya di Indonesia,” ungkap AW Thalib.

Dalam diskusi kata A.W Thalib, Pemkab Bolaangmongondow mengakui belum ada perda yang mengatur pengendalian dan pengawasan kriminalitas. Di Bolmong kata AW Thalib, masih ditindaklanjuti oleh Aparat Penegak Hukum, dalam hal ini, kepolisian.

Namun kata A.W Thalib, dalam paparan dari Pemkab Bolmong, ada satu daerah memiliki tempat produksi, tapi tingkat kriminalitasnya rendah, dibanding daerah yang tingkat konsumsinya tinggi.

“Ini menjadi tugas pemerintah daerah untuk bekerjasama dengan pelaku-pelaku usaha tersebut, bagaimana ini sebagai usaha yang ilegal, disisi lain ini menjadi hajat hidup mereka dalam kebutuhan,” jelasnya.

Ditambahkannya, banyak tingkat kriminalitas ini dipicu karena minuman keras. Untuk itu pemberantasan bersama peredaran minuman keras diperlukan, baik di wilayah hukum Gorontalo dan Sulawesi Utara, melalui kajian-kajian hukum dan kolaborasi antar daerah dalam memberikan edukasi terhadap masyarakat. (Inkri/Adv)