Kunjungi Ponpes Hubulo, Deputi Gubernur BI: Pesantren Tulang Punggung Ekonomi Syariah

Kunjungi Ponpes Hubulo, Deputi Gubernur BI: Pesantren Tulang Punggung Ekonomi Syariah

27/04/2021 17:41 0 By Alex

Bank Indonesia Pesantren Hubulo

Kunjungan secara virtual Deputi Gubernur BI ke pesantren Hubulo, Gorontalo.

Hulondalo.id – Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni Primanto Joewono berkunjung secara virtual ke pondok pesantren Hubulo, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Senin (26/4/2021).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Program BI BERHATI (Bank Indonesia Berbagi Dari Hati) yang digelar di 6 pesantren di seluruh Indonesia selama bulan Ramadhan 1442 Hijriyah.

Program BI-BERHATI merupakan rangkaian kegiatan sosial yang bersinergi dengan Program BI Religi Islam untuk dapat mewujudkan momentum penguatan pengelolaan dana sosial (zakat, infoq, shadaqah dan wakaf) pegawai muslim, termasuk dengan mengedepankan digitalisasi sistem pembayaran melaiui QRIS.

BI-BERHATI terdiri dan program QRIS Ramadhan, Investasi Akhirat, Masjid Bersih, GerBiwQu (Genkan BI Wakaf Alquran), serta Kunjungan Virtual Pesantren.

Kunjungan virtual pesantren merupakan terobosan yang dijadikan strategi scale up untuk program BI-BERHATI. Adapun fokus penyaluran bantuan sosial dalam program BI-BERHATI adalah pada daerah terdampak bencana serta sektor kesehatan.

Khusus di Gorontalo, kegiatan ini dirangkaikan dengan kegiatan sosialisasi kebanksentralan dan Cinta, Bangga, Paham Rupiah kepada para santri di pesantren Hubulo.

Sosialisasi tersebut merupakan bentuk komunikasi kepada para santri dengan tujuan untuk memperkenalkan Bank Indonesia dan menumbuhkan pemahaman, rasa cinta, paham, bangga atas mata uang Rupiah.

Pada kesempatan itu, Doni menjelaskan bahwa potensi ekonomi dan keuangan syariah yang stabil di tengah pandemi Covid-19 dapat terus didorong untuk menumbuhkan perekonomian.

Menurutnya, di saat pandemi menyebabkan perlambatan ekonomi di berbagai industri, industri halal tidak terdampak separah industri yang lain.

“Pesantren merupakan tulang punggung dari ekonomi syariah dan Bank Indonesia akan terus mendorong peranan dan kemandirian pesantren,” katanya.(rls/alex)