Langgar Protokol Kesehatan Didenda Rp 150 Ribu per Orang, Rp 500 Ribu per Lembaga

Langgar Protokol Kesehatan Didenda Rp 150 Ribu per Orang, Rp 500 Ribu per Lembaga

13/08/2020 15:25 0 By Alex

Gubernur Gorontalo

Rapat Forkopimda diperluas secara virtual yang dipimpin Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama Bupati/Walikota se Provinsi Gorontalo, Kamis (13/08/2020). (F. Salman/Humas)

Hulondalo.id – Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie tengah merancang aturan turunannya melalui Peraturan Gubernur (Pergub) dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) diperluas yang diikuti bupati walikota secara virtual, Kamis (13/8/2020).

Ya, terungkap bahwa bagi warga Gorontalo yang kedapatan melanggar protokol kesehatan maka akan didenda sebesar Rp 150 Ribu per orang. Sementara bagi badan usaha, lembaga atau institusi akan dikenakan denda sebesar Rp 500 Ribu.

Tak hanya sanksi denda, bagi pelanggaran perorangan juga dapat diberi sanksi berupa kerja sosial. Sedangkan badan usaha, lembaga atau instansi, akan diberi sanksi penghentian sementara operasional usaha hingga pencabutan izin.

“Kepada para gubernur, bupati dan walikota untuk sosialisasi secara masif penerapan protokol kesehatan. Menyusun dan menetapkan peraturan kepala daerah dengan mempedomani format sebagaimana terlampir yang disesuaikan dan memperhatikan kearifan lokal,” kata Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat membacakan Inpres nomor 6 tahun 2020 pada rapat tersebut, Kamis (13/08/2020).

Kepada para pimpinan di daerah juga diminta untuk segera menyusun peraturan Bupati/Walikota untuk menindaklanjuti inpres dan pergub tersebut. Penyusunan dan penetapan perkara paling lama 14 hari setelah instruksi ditetapkan dan paling lambat tanggal 24 Agustus 2020.

“Jadi sekali lagi saya mohon agar kita harus sadar, harus melihat, merasakan bahwa kenaikan angka positif di Provinsi Gorontalo cukup tajam. Tapi, alhamdulillah tingkat kesembuhan juga diatas 72%. Kita harus berusaha mengendalikan Covid-19 ini,” ujar Gubernur Rusli Habibie.

Sebelumnya hingga Rabu (12/08/2020), total pasien positif Covid-19 di Gorontalo telah mencapai angka 1.663, dimana 42 orang diantaranya meninggal dunia, 1.226 sembuh dan sisanya 395 orang sedang dalam perawatan.(adv/alex)