Lanjutkan Pembangunan, Yayasan Imam Syafi’i Diberi Teguran

Lanjutkan Pembangunan, Yayasan Imam Syafi’i Diberi Teguran

07/07/2020 22:42 0 By Syakir

Tim Teknis Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mendatangi pengurus yayasan Imam Syafii di Desa Tapan, untuk memberikan teguran. 

Hulondalo.id (Tulungagung) – Sejumlah warga Desa Tapan, Kedungwuru, Kabupaten Tulungagung kembali melakukan protes, karena pembangunan pondok pesantren Imam Syafi’i di desa itu tetap lanjut.

Sebelumnya, dalam surat perintah Bupati Tulungagung nomor : 300/624/209/2020, meminta pengnentian sementara aktivitas pembangunan ponpes Imam Syafi’i di Desa Tapan, dan Pembangunan Masjid Ar-Royan Desa Rejoagung sampai Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) terbit dan Administrasi lainnya.

“Kita mendapat laporan dari warga setempat, agar tidak terjadi konflik, tim teknis segera mengambil langkah.” kata Kabid Penegakan Perda dan Perbub Satpol PP, Anindya Putra, Selasa (07/07/2020).

Tim Teknis Pemkab Tulungagung yang terdiri Satpol PP, DPMPTSP, Bakesbangpol, Kecamatan Kedungwaru, Polsek Kedungwaru, Koramil Kedungwaru, dan Kades Tapan melakukan tindakan persuasif dengan mendatangi kantor Yayasan Imam syafi’i untuk melakukan teguran.

Sementara itu perwakilan Yayasan Imam Syafi’i, Eko mengatakan, dirinya sudah mendengar penyampaian tim teknis, namun untuk tindak lanjutnya diserahkan kepada kuasa kuasa hukum yayasan.

Kepala Desa Tapan Mugiyono, membenarkan tentang adanya aduan masyarakat tersebut. Untuk itu Pemdes Tapan langsung berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk segera meredam situasi.

Saat disinggung tentang pekerja yang membangun gedung tersebut, Kades juga tidak tahu pekerja pembangunan itu diambil dari mana. (MO)