Lomba BP-SPAMS, Upaya Memotivasi Kinerja Pengelola

Lomba BP-SPAMS, Upaya Memotivasi Kinerja Pengelola

27/11/2018 19:02 0 By Alex

Foto bersama Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo dan Kepala Dinas PUPR berserta tamu undangan lainnya pada kegiatan lomba BP-SPAMS tingkat Provinsi Gorontalo.

Hulondalo.id – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan tersedianya sarana air minum dan sanitasi. Salah satunya dengan melaksanakan program PAMSIMAS, yakni program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat.

Dinas PUPR Provinsi Gorontalo pun menyelenggarakan kagiatan lomba BP-SPAMS tingkat Provinsi Gorontalo bertempat di Maqna Hotel Gorontalo, Selasa (27/11/2018) Lomba tersebut diikuti oleh 5 Kabupaten yang diwakili oleh 3 BP-SPMAS PAMSIMAS terbaik yang direkomendasikan oleh masing-masing pemerintah daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang mendukung terciptanya kegiatan lomba BP-SPAMS tingkat Provinsi Gorontalo.

Menurutnya, kegiatan ini bisa memicu Badan Pengelola Penyedia Air Minum Dan Sanitasi yang ada di desa agar lebih giat untuk melakukan terobosan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa berlanjut pada tahun-tahun yang akan datang, demi terciptanya sistem penyediaan air minum dan sanitasi yang lebih baik,” tutur Darda Daraba.

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo ketika memberikan sambutannya pada lomba pemilihan BP-SPMAS PAMSIMAS tingkat Provinsi Gorontalo.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, Handoyo Sugiarto mengungkapkan, dari data yang ada jumlah BP-SPAMS yang terbentuk di Provinsi Gorontalo dan melaksanakan program Pamsimas yakni sebanyak 393 BP-SPAMS yang tersebar di 5 Kabupaten dengan jumlah desa sebanyak 214 Desa.

Adapun untuk tujuan Lomba sendiri adalah untuk meningkatkan kinerja pengelola sarana air minum dan sanitasi yang telah dibangun dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Handoyo pun berharap, agar para peserta lomba yang tidak masuk dalam pemilihan 6 besar untuk tidak berkecil hati dan bahkan dapat termotivasi memacu kinerja BP-SPAMS di desa masing-masing secara optimal, “Dengan begitu, sarana yang terbangun dapat di rasakan manfaatnya dengan baik oleh masyarakat,” tandas Handoyo Sugiarto.(hl-03)