Mandi-mandi, ABG Desa Bondaraya Ini ‘Ditelan’ Sungai Bone

Mandi-mandi, ABG Desa Bondaraya Ini ‘Ditelan’ Sungai Bone

06/05/2019 14:25 0 By Alex
ABG tenggelam

Basarnas Gorontalo bersama Tagana dan BPBD Bone Bolango saat menyisir sungai Bone untuk mencari korban tenggelam dari Desa Bondaraya, Kecamatan Suwawa Selatan.

Hulondalo.id – Warga Desa Bondaraya, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango mendapat cobaan pada hari pertama menjalankan ibadah puasa.

Pasalnya, seorang anak baru gede (ABG) yang berdomisili di desa setempat hilang saat mandi di sungai Bone. Hingga berita ini dilansir, pihak Tagana, Basarnas, BPBD Bone Bolango dan masyarakat sekitar masih berusaha mencari ABG tersebut.

“Benar, kejadiannya tadi pagi. Kami bersama Basarnas dan BPBD masih berusaha melakukan pencarian korban,” ujar perwakilan Tagana Bone Bolango, Asran Kadir.

Sebelumnya, teridentifikasi bocah tersebut bernama Rifki Maliyonu (13) warga Desa Bondaraya, Kecamatan Suwawa Selatan. Dari informasi yang diterima, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00 Wita. Saat itu, korban bersama 2 rekan sebayanya mandi di sungai Bone yang kebetulan berdekatan dengan lokasi Asphalt Mixing Plant (AMP) PT Cahaya Mandiri Persada Gorontalo.

Tak lama setelah mandi-mandi, Rifki yang merupakan siswa Kelas 8 MTs N 1 Bone Bolango ini tidak muncul lagi ke permukaan. Meski 2 rekan sebayanya sudah mencari-cari di sekitar lokasi, namun korban tak kunjung ditemukan. Dari situlah laporan orang tenggelam tersebar di seluruh desa hingga ke pihak Tagana, Basarnas dan BPBD Bone Bolango.

Hingga saat ini, tim gabungan masih terus melakukan pencarian di sungai Bone yang kini volume airnya besar menyusul pasca hujan deras belakangan ini.

ABG Tenggelam

Pencarian korban tenggelam dari tim gabungan Basarnas, Tagana dan BPBD Bone Bolango dibagi 2 tim. Dari lokasi menuju bendung Alale, dan dari bendung Alale menuju jembatan Talumolo Kota Gorontalo yang berjarak sekitar 10 Km.

“Pencarian kami bagi 2 tim. Tim 1 dari lokasi menuju Bendung Alale. Sedangkan tim 2, dari bendung Alale sampai jembatan Talumolo. Itu jaraknya sekitar 10 Kilometer,” kata Asran.

Jika belum berhasil ditemukan, pencarian korban yang akan dilakukan sampai sore ini akan dilanjutkan keesokan harinya.

“Insya Allah hari ini membuahkan hasil,” katanya.(alex)