Masih Doyan Teguk Miras? RUU Minol Siapkan Sanksi 2 Tahun Penjara atau Denda Rp 50 Juta

Masih Doyan Teguk Miras? RUU Minol Siapkan Sanksi 2 Tahun Penjara atau Denda Rp 50 Juta

12/11/2020 19:07 0 By Alex

RUU Minuman Beralkohol

ilustrasi pemusnahan miras di Gorontalo./f.dok

Hulondalo.id – Badan Legislasi DPR RI kembali membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Larangan Minuman Beralkohol, baru-baru ini.

RUU yang sempat tertunda sejak 2018 ini diusulkan 21 Anggota DPR RI yang terdiri dari 3 fraksi untuk dibahas dan dijadikan UU.

Nah, dalam RUU itu diatur sanksi pidana bagi para peminum atau orang yang mengkonsumsi minuman beralkohol berupa maksimal hukuman penjara 2 Tahun atau denda Rp 50 Juta.

Dikutip dari laman DPR RI, sanksi pidana atau denda tertuang di Pasal 20 Bab VI tentang Ketentuan Pidana RUU Larangan Minuman Beralkohol.

Pasal 20 itu berbunyi: “Setiap orang yang mengonsumsi minuman beralkohol sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 dipidana dengan pidana penjara paling sedikit 3 bulan dan paling lama 2 tahun atau denda paling sedikit Rp 10 Juta dan paling banyak Rp 50 Juta,”

Yang dimaksudkan dalam pasal 7 itu yakni memuat rincian bahwa minuman beralkohol dimaksud adalah minuman beralkohol golongan A, golongan B, golongan C, minuman beralkohol tradisional dan minuman beralkohol campuran atau racikan.

Sanksi pidana itu juga bakal bertambah jika seorang peminum minuman beralkohol mengganggu ketertiban umum atau mengancam keamanan orang lain.

Dalam Pasal 21 angka (1) Bab VI, sanksi pidana penjara bagi peminum minuman beralkohol yang mengganggu ketertiban umum atau mengancam keamanan orang lain ditingkatkan menjadi maksimal 5 tahun atau denda maksimal Rp 100 Juta.

Ada pula pada Bab VI pasal 18 memuat tentang sanksi pidana bagi orang yang memproduksi minuman beralkohol dapat dipenjara maksimal 10 tahun atau denda maksimal Rp 1 Miliar.

Selanjutnya pada pasal 19, mengatur ketentuan tentang orang yang memasukkan, menyimpan, mengedarkan, dan menjual minuman beralkohol juga dapat dipenjara maksimal 10 tahun atau denda maksimal Rp 1 Miliar.(Jeff)