Masyarakat Dibatasi Beraktivitas, Yahya: Kok WNA Masuk di Gorontalo?

Masyarakat Dibatasi Beraktivitas, Yahya: Kok WNA Masuk di Gorontalo?

10/07/2021 21:52 0 By Maman

Yahya Abdullah

Ketua Forum Pemuda Gorontalo, Yahya Abdullah.

Hulondalo.id – Masuknya WNA ke Gorontalo ditengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), menuai reaksi dari Ketua Umum Forum Pemuda Gorontalo, Yahya Abdullah.

Yahya mempertanyakan keadilan pada pemerintah baik pusat maupun daerah, terhadap PPKM. Aktivitas masyarakat di Gorontalo kata dia dibatasi. Namun WNA dengan mudah masuk ke Gorontalo dengan alasan, bekerja di salah satu perusahaan di Gorontalo.

Yahya meminta, pengelola Bandara dan Imigrasi harus menaati peraturan pemerintah dalam PPKM ini. Apalagi baru-baru ini, penerbangan di Bandara Djalaludin, yang dibolehkan hanya penerbangan kargo.

“Saya bingung, aturan PPKM ini sebenarnya untuk siapa? keselamatan warga dalam penularan Covid-19, atau spesial bagi warga WNA,” tegas Yahya.

“2 daerah di Gorontalo masih zona merah, jadi jangan main-main soal kedatangan warga ke Gorontalo apalagi warga negara asing,” sambungnya.

Yahya juga mengatakan, para WNA ini akan bekerja di PLTU di Gorontalo Utara. Keenam WNA kini sedang menjalani isolasi mandiri di lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Desa Poduwoma, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango.

“Saya hanya meminta keadilan saja dari aturan ini kepada pengelola Bandara dan Imigrasi untuk lebih ketat,” jelas Ketua Senat FIP UNG periode 2017 itu.

Tim investigasi kata dia, akan dibentuk untuk menelusuri keberadaan WNA ini. Jikalau melanggar aturan, dia meminta pengelola bandara dan imigrasi memulangkan keenam WNA ini.

Sementara itu, Kasi Inteldakim Imigrasi Gorontalo, Budi Mangantjo mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap 6 WNA itu, namun saat ini mereka sementara melakukan isolasi mandiri.

“Insya Allah hari Senin paspor dari keenam WNA tersebut akan diminta dan diperiksa, untuk orangnya belum akan diperiksa, karena masih isolasi, kami akan menginformasikan kembali kepada kalian,” ujarnya. (Inkri)