Mayat Pria di WC Umum, Dulunya Penjual Ikan dan Punya Anak Dua

Mayat Pria di WC Umum, Dulunya Penjual Ikan dan Punya Anak Dua

05/11/2020 19:42 0 By Jeffry

Evakuasi mayat yang ditemukan tewas di WC Umum di sekitar Lapangan Taruna Remaja, Kamis (05/11/2020)

Hulondalo.id – Warga di sekitar Lapangan Taruna dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat disalah satu WC umum, Kamis (05/11/2020).

Dari hasil penuturan warga sekitar, korban tersebut ditemukan pertama kali telah membusuk sekitar pukul 15.00 Wita.

Para warga menyebut, pria tersebut merupakan sosok yang sangat familiar. Dulunya, pria tersebut dikenal memiliki profesi sebagai penjual ikan di pasar tradisional. Namun, sejak mengalami stroke dirinya lebih sering terlihat wara wiri di lokasi lapangan taruna remaja.

“Sangat kenal, dulu dia profesinya penjual ikan yang dimodali oleh anaknya, namun hasil yang didapatkan tak jelas, bahkan sudah disewakan lapak, hingga sekarang lapak tersebut tidak ketahui kelanjutannya,” kata para warga.

Selain itu, pria tersebut dikatakan memiliki 2 anak dan telah menikah 2 kali. Meski begitu, dirinya lebih memilih hidup sendiri ketimbang hidup dengan anaknya.

“Anaknya sudah beberapa kali mencoba untuk merawatnya di rumah mereka, namun lagi-lagi pria itu lebih memilih hidup dan tidur di WC umum ini,” ujar mereka.

Saat ini mayat tersebut telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi guna pendalaman lebih lanjut.

Sosok Mayat di WC Umum, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

Misteri sesosok mayat Pria tanpa identitas yang ditemukan di WC umum Lapangan Taruna Kota Gorontalo, Kamis (5/11/2020) perlahan mulai terkuak. Diketahui pria tersebut bernama Yamin, (55) warga kelurahan Bugis, Kota Timur Kota Gorontalo.

Dari keterangan polisi menyebutkan, pria tersebut memiliki riwayat penyakit dan ditemukan oleh warga meninggal sekitar pukul 15.00 Wita dan sudah membusuk di WC umum tempat ia berisitirahat.

“Pria tersebut ditemukan warga dalam posisi tertidur dan mengeluarkan bau menyengat dan saat ini sudah dibawa ke RS karena dari keluarga tidak keberatan untuk dilakukan autopsi,” kata Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro Agitson Putra.

Dirinya menuturkan, saat ini pihaknya masih mengumpulkan sejumlah saksi-saksi yang pertama kali menemukan korban untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut.

“Masih kita dalami, apakah pria tersebut memang sering berada di tempat itu, atau baru pertama kali disini. Namun dari penuturan keluarga, korban juga mengidap penyakit asma. Kita masih menunggu hasil dari rumah sakit untuk dilakukan autopsi luar dulu,” ujar Desmont.(Jeff)