Melalui TP2DD, BI Percepat Digitalisasi Daerah di Kabupaten Gorontalo

Melalui TP2DD, BI Percepat Digitalisasi Daerah di Kabupaten Gorontalo

29/03/2021 19:03 0 By Alex

Bank Indonesia Gorontalo

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo didampingi Kepala KPw BI Provinsi Gorontalo Budi Widihartanto saat peresmian TP2DD Kabupaten Gorontalo, Senin (29/3/2021). (F. BI)

Hulondalo.id – Setelah Kabupaten Bone Bolango, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Gorontalo kembali meresmikan pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) untuk Kabupaten Gorontalo, Senin (29/3/2021).

Peresmian TP2DD itu dibarengi dengan Kick-Off program 1.000 QRIS UMKM serta Ekosistem QRIS di lingkungan kantor Pemda Kabupaten Gorontalo dan Pasar Tradisional.

Peresmian tersebut turut dihadiri oleh Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo bersama Kepala KPw BI Provinsi Gorontalo, Budi Widihartanto.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Pemda Kabupaten Gorontalo yang sudah membentuk TP2DD yang dikukuhkan hari ini,” kata Budi Widihartanto.

Sebelumnya, pembentukan TP2DD ini merupakan realisasi dari arahan Presiden RI Joko Widodo melalui Keppres Nomor 3 Tahun 2021 yang menetapkan Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah.

Keppres tersebut memuat mandat untuk membentuk TP2DD baik di tingkat provinsi, kabupaten maupun kota.

Selain itu, keberadaan TP2DD sebagai wadah koordinasi yang dikembangkan melalui harmonisasi kebijakan dari pusat ke daerah serta antardaerah diharapkan dapat menjadi sarana untuk mendukung pencapaian percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi pemerintah.

“Besar harapan kami TP2DD dapat memberikan kontribusi optimal dalam percepatan dan perluasan digitalisasi di Kabupaten Gorontalo, terutama di transaksi retribusi dan pajak pemerintah,” ujar Budi.

Sebelumnya, Bank Indonesia mendukung digitalisasi pembayaran dengan melaksanakan kebijakan memperpanjang penerapan Merchant Discount Rate (MDR) 0% bagi usaha mikro sampai 31 Desember 2021 mendatang.

Selain itu, Bank Indonesia turut memperluas QRIS hingga 12 Juta berbasis komunitas di seluruh Indonesia, sekaligus mendorong penggunaan QRIS dalam elektronifikasi transaksi keuangan Pemda dan rencana Digitalisasi Bansos 4.0.

Terpisah, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo pun mendukung penuh kebijakan Bank Indonesia untuk dalam rangka menciptakan ekosistem pembayaran digital dengan semangat CeMuMuAH (Cepat, Mudah, Murah, Aman, Handal).(alex/rls)