Mempertahankan Zona Hijau Covid-19, Itu Tidak Mudah: Pahamilah Kondisi Saat Ini

Mempertahankan Zona Hijau Covid-19, Itu Tidak Mudah: Pahamilah Kondisi Saat Ini

23/05/2020 16:56 0 By Yadin

Ketua DPRD Pohuwato, Nasir Giasi.

Hulondalo.id – Tiga pasien positif Covid-19 kemarin, cukuplah menjadi sebuah pelajaran bagi masyarakat Pohuwato.

Ya, setelah kasus itu muncul, cemas, panik dan khawatir tiba-tiba melanda perasaan masyarakat Pohuwato.

Tapi alhamdulillah, masuk bulan suci Ramadhan satu per satu pasien mulai dinyatakan sembuh oleh gugus tugas provinsi. Dan tepat di hari ke-20 Ramadhan, memasuki 10 hari terakhir, Pohuwato telah kembali ke zona hijau Covid-19.

Kondisi itu bukan berarti membuat masyarakat Pohuwato harus berpuas diri dan kembali bebas melakukan aktivitas apa saja. Justru, lebih sulit lagi mempertahankan zona hijau agar tidak kembali ke zona merah seperti kemarin.

Keputusan Bupati Pohuwato terkait Shalat Ied di Rumah
Sebelum melahirkan keputusan itu, bupati telah berkoordinasi dengan semua pihak. Bukan hanya Forkopimda, tetapi dari kalangan ulama seperti Kementerian Agama Pohuwato, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Pohuwato, dan Qadhi atau mereka yang tingkat pemahaman agamanya cukup luas.

Sangat disayangkan sampai dengan hari ini, masih ada tawar-menawar dengan keputusan itu dari pemerintah tingkat bawah.
Okelah.. andaikan, Shalat Ied dilaksanakan di masjid atau di lapangan, siapa yang bisa menjamin tak ada jabatan tangan setelah shalat? Siapa pula yang bisa menjamin, semua jamaah shalat akan memakai masker dan menerapkan protokoler kesehatan?

Ayolah.. Pemerintah hari ini sudah harus satu suara dari tingkat atas sampai tingkat bawah. Kemarin, Pohuwato sudah lebih dulu mengambil keputusan untuk Shalat Ied di rumah. Tidak ada keputusan dua kali yang diambil oleh bupati.

Shalat ied lah di rumah dan baiknya tidak melakukan takbiran keliling.

Minal aidin wal faidzin. Mohon maaf lahir dan bathin

oleh: Ketua DPRD Pohuwato, Nasir Giasi