Mendesak Keluar Masuk Perbatasan Saat Larangan Mudik, Syaratnya Punya Kartu Vaksin Covid-19

Mendesak Keluar Masuk Perbatasan Saat Larangan Mudik, Syaratnya Punya Kartu Vaksin Covid-19

23/04/2021 06:47 0 By Maman

Rakor Bupati Indra bersama Kapolri Panglima

Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin mengikuti Rakor bersama Kapolri persiapan PAM Idul Fitri 1442 Hijriah. (foto:istimewa)

Hulondalo.id – Kartu vaksin Covid-19 menjadi syarat dalam keadaan mendesak untuk keluar masuk perbatasan, selama larangan mudik yang direncanakan mulai tanggal 6-17 Mei 2021 mendatang.

Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin mengatakan, larangan mudik yang dikeluarkan kementerian terkait ini, tidak hanya untuk masyarakat umum, namun juga bagi ASN, dengan tujuan menekan dan mencegah menular atau meningkatnya Covid-19.

Ini juga kata Bupati, mewaspadai peristiwa yang terjadi di India. Karenanya kata Bupati, Kapolri, Panglima TNI bersama seluruh forum koordinasi se Indonesia, Gubernur, Bupati/Walikota se Indonesia, menggelar rakor mencegah peristiwa serupa terjadi di Indonesia.

Yang dibolehkan melintas saat mudik kata Bupati, antara lain logistik, ambulance, dan warga dalam keadaan mendesak seperti hamil atau kedukaan.

“Persyaratannya, harus mengantongi sertifikat vaksin, surat keterangan hasil swab,” ungkap Bupati usai mengikuti rakor lintas sektor untuk mempersiapkan PAM Idul Fitri 1442 H dimasa pandemi Covid-19 Tahun 2021 yang dipimpin Kapolri melalui vidcon di Aula Titimenga Polres Gorontalo, Rabu (21/4/2021).

Bupati juga menambahkan, mulai 6 Mei-17 Mei 2021, seluruh pintu masuk di Gorontalo Utara, baik pintuk masuk darat dan laut akan diperketat.

“Saya berharap seluruh forkopimda, dinas dan badan, bahu membahu melibatkan masyarakat, tokoh agama juga pemangku adat mencegah mudik yang nantinya berakibat fatal bagi kita semua,” tutur Bupati.

“Saya juga berharap masyarakat, saling mengingatkan kepada keluarganya untuk jangan dulu balik ke Gorontalo, kalau bisa gunakan silaturahim virtual dulu,” tambahnya. (Prin/Adv)