Menelisik Prestasi 3 Tahun Kepemimpinan Darwis-Anas

Menelisik Prestasi 3 Tahun Kepemimpinan Darwis-Anas

23/05/2020 00:17 0 By Narto

Bupati Boalemo Darwis Moridu bersama Wabup Wabup Anas Jusuf

Hulondalo.id – Tak terasa perjalanan pemerintahan Bupati Boalemo Darwis Moridu bersama Wakil Bupati (Wabup) Anas Jusuf (DAMAI) sudah memasuki tahun ke 3. Ya, tepatnya pada Rabu,  22 Mei 2020.

Usia perjalanan itu, bukan hal yang mudah. Pastinya, banyak tantangan dihadapi. Namun, bagi Darwis-Anas selang pemerintahannya dihadapi dengan bijak hingga berjalan mulus.

Buktinya, tidak sedikit prestasi dan dedikasi berhasil dipersembahkan. Apa saja itu? Diantaranya bidang pengelolaan keuangan, sukses meraih predikat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI di awal pemerintahan pada 2017.

Maklum, ditahun sebelumnya, Kabupaten Boalemo sempat turun Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Kembali, ditahun 2018 predikat terbaik WTP diraih dengan mulus. Sehingga 2 tahun berturut-turut sukses menghantarkan predikat WTP.

Bidang kesejahteraan rakyat, oleh pemerintahan dijuluki DAMAI tak kalah sukses. Yakni, berhasil menunjukkan eksistensi visi dan misi dengan menekan angka kemiskinan dari 21.85 persen tahun 2017 jadi 20.33 persen di tahun 2018. Sedangkan akhir tahun 2019 menurun jadi 18.87 persen.

Disatu sisi, prestasi penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Kemenpan-RB meningkat dari predikat CC menjadi nilai B di tahun 2019.

Sepanjang itu pula, Darwis-Anas berhasil merealisasikan hampir semua janji politiknya. Tentu, tidak harus menunggu waktu 5 tahun kepemimpinan.

Adapun janji politik diantaranya menaikkan TKD PNS sebanyak 50 persen sekaligus. Meluncurkan penerbitan Surat Ijin Mengemudi (SIM) cuma-cuma kepada ribuan masyarakat kurang mampu.

Disektor pembangunan, sukses memenuhi tuntutan perbaikan infrastruktur merata di 7 kecamatan.

Sedangkan, sektor pertanian, khsususnya komoditi jagung berhasil menggenjot produksi mencapai 753.582 ton selama tahun 2019. Produksi itu diperoleh dari tiga kali masa penen dalam setahun, bahkan tercatat produksi terbesar di Provinsi Gorontalo. Serta masih banyak lagi program pro rakyat lain dipersembahkan selang 2017 hingga 2020.(Narto/Adv)