Menghargai Kerja Keras Nakes, PTT & GTT, Gustam: Ujung Tombak Tangani Covid-19

Menghargai Kerja Keras Nakes, PTT & GTT, Gustam: Ujung Tombak Tangani Covid-19

21/10/2021 19:06 0 By Maman

Hulondalo.id – Pandemi Covid-19 belum usai. Begitu juga tugas dari para Tenaga Kesehatan (Nakes) masih terus dijalankan melawan Covid-19. Hal sama juga dilakukan Pegawai Tidak Tetap (PTT), khususnya di OPD teknis hingga para Guru Tidak Tetap (GTT) atau Non ASN.

Mereka kata anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gorontalo Utara, Gustam Ismail, ujung tombak pada pelayanan masyarakat. Bahkan selama pandemi Covid-19 ini, mereka bersama pemerintah daerah menangani Covid-19.

Tak sedikit pengorbanan yang telah dilakukan oleh Nakes, PTT dan GTT. Berbagai tantangan dihadapi mulai dari, penanganan diawal pandemi Covid-19 seperti menjemput pasien yang terkonfirmasi positif, perawatan hingga kemudian sembuh.

Tak cuma itu kata Gustam, PTT OPD teknis seperti Satpol PP, dan Dinas Perhubungan punya amanah yang sama, menjadikan masyarakat lebih disiplin dalam penerapan protokol kesehatan, tegas menjalankan berbagai kebijakan dari pemerintah.

Pembelajaran secara daring atau online, ditengah pandemi Covid-19 juga diakui aleg PKS Gorontalo Utara ini, memiliki tantangan yang tak kalah hebatnya dengan nakes. Fasilitas seadanya membuat para GTT (guru non ASN) lebih kreatif, lebih profesional memberikan pelajaran kepada para siswa.

Pengabdian mereka menurut Gustam, harus dibalas. Salah satunya terkait hak mereka berupa honor.

“Masuk prioritas dalam pembahasan APBD Perubahan Gorontalo Utara tahun 2021, ini juga diantara kesepakatan dengan TAPD Gorontalo Utara” kata Gustam, Kamis (21/10/2021).

Honor kata Gustam, kebutuhan mendasar, dan sepantasnya diprioritaskan oleh pemerintah daerah.

“Jangan ada lagi penambahan kegiatan lain yang berkonsekuensi anggaran, kalaupun tetap ada, maka cari dulu sumber pembiayaannya dari mana,” kata Gustam.

Dalam APBD Perubahan tahun ini juga kata Gustam, mengakomodir pemulihan ekonomi daerah khususnya masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19. Sehingganya kata Gustam, pemulihan ekonomi juga masuk dalam salah satu prioritas APBD Perubahan Tahun 2021.

Gustam Ismail

Anggota DPRD Gorontalo Utara, Gustam Ismail.

Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara, Roni Imran juga mengakui, penanganan Covid-19 di Gorontalo Utara, khususnya pada pembiayaan vaksinasi dan insentif tenaga kesehatan (nakes), membutuhkan anggaran sebesar, Rp15 miliar.

Solusinya, melakukan rasionalisasi anggaran di OPD. Bahkan kata dia, anggaran di Sekretariat DPRD Gorontalo Utara, juga masuk dalam rasionalisasi ini.

“Kami siap merasionalisasi anggaran Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar,” tegas Roni.

Gustam juga mengakui, rasionalisasi anggaran di Sekretariat DPRD Gorontalo Utara yang dirasionalisasi antara lain, pembiayaan Bimtek bagi anggota DPRD Gorontalo Utara.

“Padahal itu merupakan hak kami untuk meningkatkan tugas dan peran wakil rakyat, namun, demi kepentingan bersama, anggaran itu dirasionalisasi,” ujar Gustam.

Dokumen APBDP Gorontalo Utara kini kata Gustam, sementara dievaluasi oleh Pemprov Gorontalo. Gustam berharap, evaluasi ini bisa menjadikan dokumen anggaran tersebut selain telah sesuai regulasi, juga bisa memenuhi kebutuhan akan penanganan Covid-19.

“Khususnya, dalam memenuhi hak para Nakes, PTT dan GTT,” ungkap Gustam.

Apresiasi juga diberikan Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin terhadap para wakil rakyat, yang terus menunjukkan komitmen dan keberpihakannya terhadap alokasi anggaran ini. Bahkan, rela merasionalisasi beberapa item anggaran yang ada di Sekretariat DPRD Gorontalo Utara. (man)