Menipu di Alfamart, Dua Warga Gorut Ditangkap Polisi, Satu Ditembak

Menipu di Alfamart, Dua Warga Gorut Ditangkap Polisi, Satu Ditembak

14/09/2021 22:53 0 By Syakir

Dua pelaku penipuan KP alias Kila (44) dan IB alias Hence (40).

Hulondalo.id  – Satreskrim Polres Gorontalo mengamankan dua pelaku dugaan penipuan lintas provinsi. Kedua tersebut merupakan warga Gorontalo Utara. Masing-masing bernama, KP alias Kila (44) dan IB alias Hence (40). Keduanya ditangkap di salah satu hotel di Kota Gorontalo pada Selasa (14/09/2021) dini hari.

Dari pengakuan pelaku, modus keduanya pun cukup sederhana. Yakni, mendatangi minimarket seperti Alfamart, dan bersikap seolah akan membeli sesuatu. Tapi saat akan membayar, keduanya justru mencuri uang di kasir, dan kemudian melarikan diri.

Aksi keduanya terhenti saat polisi meringkus keduanya di salah satu hotel di Kota Gorontalo, usai melakukan aksi di salah satu gerai Alfamart di Desa Ulapato A, Kabupaten Gorontalo.

“Sesuai dengan laporan kami terima, dari Fikran Abdulah (Korban) yang saat itu dirinya bertugas sebagai kasir Alfamart. Kejadian itu terjadi pada Senin 13 September 2021. Sekitar pukul 06.00 Wita. Aksi meraka pun terekam kamera pengawas /cctv yang berada di Alfamart,” ujar Kapolres Gorontalo, AKBP Ahmad Pordomuan, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Gorontalo, Iptu Mohammad Nauval Seno, Selasa (14/09/2021).

Salah satu pelaku akhirnnya ditembak polisi, karena melakukan perlawanan saat ditangkap, Selasa dini hari di hotel yang berada di Kelurahan Heledulaa, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Ia menambahkan, dari hasil introgasi yang dilakukan oleh pihak Polres Gorontalo, pelaku telah melakukan dugaan penipuan di beberapa tempat hingga aksi kedua pelaku kategorikan lintas provinsi.

Keduanya pun mengakui melakukan aksinya di Provinsi Gorontalo, Provinsi Sulawesi Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

“Keduanya sudah kita lakukan penahanan. Dalam penangkapan ini kami mengamankan sejumlah uang dan dua buah handpone. Mereka pun mengakui telah melakukan aksinya di tempat-tenpat berbeda,” tutup Nauval. (opin)